JAKARTA - Nilai tukar rupiah hari ini ditutup menguat 26 poin ke level Rp14.299 dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp14.326.
Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuasi namun ditutup menguat direntang Rp14.270 - Rp14.300.
Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, rupiah menguat didorong oleh sentimen geopolitik hingga kenaikan suku bunga The Fed.
Diketahui, bahwa Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada hari Senin meminta warga untuk mengibarkan bendera negara dari gedung-gedung dan menyanyikan lagu kebangsaan secara serempak.
"Sementara itu, pejabat Federal Reserve AS terus berdebat tentang seberapa agresif untuk memulai kenaikan suku bunga yang akan datang pada pertemuan Maret mereka. Presiden Fed St Louis James Bullard, yang menyerukan kenaikan besar 50 basis poin pada minggu sebelumnya, mengulangi seruan untuk menaikkan suku bunga lebih cepat pada hari Senin," tulis Ibrahim dalam risetnya, Selasa (15/2/2022).
BACA JUGA:Rupiah Kian Perkasa, Ditutup Menguat ke Rp14.326/USD
Ibrahim menjelaskan, rekan Bullard lebih berhati-hati dalam pernyataan mereka, dan The Fed juga akan merilis dari pertemuan terbaru pada hari Rabu.
Reserve Bank of Australia merilis dari pertemuannya sendiri pada hari sebelumnya.