Penurunan ULN terjadi seiring beberapa seri Surat Berharga Negara( SBN) yang jatuh tempo dan pelunasan sebagian pokok pinjaman di Kuartal Keempat 2021.
Selanjutnya Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan, Indonesia mengalami surplus neraca dagang USD930 juta pada Januari 2022 kemarin.
Dengan demikian, RI mencatatkan surplus selama 21 bulan berturut-turut.
Meski surplus, sejatinya angkanya mengecil jika dibanding Desember 2021 yang masih USD1,02 miliar.
Surplus tersebut berasal dari selisih nilai ekspor yang mencapai USD19,16 miliar atau naik 35,31 persen dan impor senilai USD18,23 miliar atau naik 36,77 persen pada Januari kemarin.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.