Share

Buntut Kasus Binary Option, Satgas Waspada Investasi Panggil 5 Influencer

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Jum'at 18 Februari 2022 09:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 18 320 2549181 buntut-kasus-binary-option-satgas-waspada-investasi-panggil-5-influencer-eqvZkAuIpF.jpg Waspada Investasi Ilegal. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Satgas Waspada Investasi memanggil lima orang Influencer maupun afiliator yang memberikan fasilitas memasarkan produk Binary Option dan Broker yang tidak terdaftar di Bappebti. Influencer yang dimaksud adalah Indra Kesuma, Vincent Raditya, Erwin Laisuman, Kenneth Wiliam dan Doni Wiliam

OJK menduga para Influencer tersebut memasarkan produk Binary Option dan Broker ilegal seperti Binomo, Olymptradez, Quotex, serta Octa FX. Selain itu para Influencer juga diduga memberikan pelatihan perdagangan tanpa izin.

Baca Juga: Satgas Waspada Investasi: Binary Option Itu Ilegal karena Bersifat Judi

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L. Tobing mengimbau kepada masyarakat yang kerap ikut mempromosikan produk-produk berkedok investasi namun tidak memiliki alias ilegal, segera menghapus konten promosi yang ada di media sosial.

"Kami meminta agar mereka menghentikan kegiatan promosi dan pelatihan trading serta menghapus semua konten promosi dan pelatihan trading yang ada di media sosial masing-masing," ujar Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L. Tobing dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/2/2022).

Baca Juga: Hati-Hati! Penipuan Binary Option Berkedok Investasi

Tongam menjelaskan pemanggilan terhadap 5 influencer tersebut dilatarbelakangi oleh harapan untuk melindungi masyarakat dari dampak kerugian yang bisa lebih besar jika mengikuti produk yang di promosikan oleh para Influencer tersebut.

Pada kesempatan tersebut juga turut hadir secara virtual dari pihak Bareskrim polri, anggota SWI, OJK, Bappebti Kementerian Perdagangan, hingga Kementerian Kominfo.

OJK juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap penawaran produk Binary Option dan Broker ilegal yang tidak memiliki berizin, meskipun telah di promosikan oleh orang yang sudah memiliki banyak pengikut.

Sebab Tongam mengatakan perdagangan yang dilakukan pada binary option bersifat judi, sebab sebetulnya tidak ada yang diperdagangkan. Sifatnya hanya untung-untungan. Menang atau kalah dalam menebak harga suatu komoditi dan naik atau turunnya dalam periode tertentu, yang bisa merugikan masyarakat," pungkas Tongam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini