Share

IATA Pertajam Fokus Investasi di Sektor Energi

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 25 Februari 2022 10:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 25 278 2552875 iata-pertajam-fokus-investasi-di-sektor-energi-9zIoy3s2Gn.JPG IATA pertajam fokus di sektor energi. (Foto: PT MNC Energy Investments Tbk

JAKARTA - PT MNC Energy Investments Tbk (IATA ) merupakan perusahaan investasi yang bergerak di bidang pertambangan, infrastruktur dan transportasi udara.

Kini, IATA semakin mengukuhkan posisinya di sektor energi, khususnya pertambangan batubara.

Di mana dalam paparan jumlah saham dalam naungan MNC Energy Investments terdiri dari PT Indonesia Air Transport sebanyak 99,99%, PT Global Maintenance Facility 86,94%, PT MNC Infrastruktur Utama 99,99% dan PT Bhakti Coal Resources 99,33%.

 BACA JUGA:Pengumuman! Saham IATA Kembali Diperdagangkan

Lalu, tercatat juga ada beberapa perusahaan lainnnya yang telah diakuisisi PT Bhakti Coal Resources, yakni:

- SR (PT Sumatra Resources): 99,99%

- BSPC (PT Bhumi Sriwijaya Perdana Coal): 99,99%

- IBPE (PT Indonesia Batu Prima Energi): 99,99%

- APE (PT Arthaco Prima Energi): 99,99%

- TPS (PT Titan Prawira Sriwijaya): 99,99%

- EIBP (PT Energi Inti Bara Pratama): 99,99%

- PE (PT Primaraya Energi): 99,99%

- SEP (PT Sriwijaya Energi Persada): 99,99%

- PMC (PT Putra Muba Coal): 53,84%

- PUMCO (PT Putra Mandiri Coal): 99,80%

Produksi BSPC dan PMC pada tahun 2021 mencapai 2,6 juta metrik ton (MT), menghasilkan pendapatan USD 68,1 juta dengan EBITDA USD 28,4 juta.

Tahun 2022, BCR akan meningkatkan produksinya menjadi sekitar 8 juta MT.

Selain meningkatkan produksi PMC dari 2 juta MT ke 4,5 juta MT dan BSPC dari 590 ribu MT ke 1,8 juta MT, BCR juga akan memulai produksi tambang milik APE dan IBPE masing-masing sebesar 1 juta MT dan 500 ribu MT.

Dengan kuatnya permintaan batu bara diikuti tingginya harga batu bara, manajemen yakin kinerja keuangan dan valuasi IATA akan meningkat secara signifikan pada tahun 2022.

Manajemen Perseroan beranggapan, bahwa pergerakan harga saham IATA dalam beberapa waktu terakhir merupakan salah satu dampak positif yang mencerminkan peningkatan nilai perusahaan di mata para investor pasar modal.

Hal ini tentunya dipengaruhi oleh keputusan IATA untuk memperluas peluang bisnis baru.

Bisnis Perseroan yang sebelumnya bergerak pada bidang transportasi udara dirasakan kurang menguntungkan.

Penajaman fokus IATA menjadi perusahaan investasi, khususnya di sektor batubara, diprediksi akan mendongkrak prospek bisnis Perseroan.

Ke depannya, IATA akan terus berupaya mengambil berbagai langkah strategis, baik secara organik maupun anorganik dalam industri batu bara dan energi, yang diyakini dapat mengoptimalkan nilai dan kinerja perusahaan secara maksimal.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini