JAKARTA - Perekonomian negara Rusia diprediksi akan runtuh setelah mendapat serangan sanksi terkoordinasi bertubi-tubi dari Barat.
Melansir VOA Indonesia, diketahui bahwa, Rusia sudah menghabiskan waktu tujuh tahun untuk membangun keuangan yang kuat.
Sayangnya, kini Rusia justru disebut akan sulit mempertahankan kondisi ekonominya itu karena sanksi yang diterima dari Eropa dan Amerika Serikat.
BACA JUGA:Perang Rusia-Ukraina, Penduduk Kiev Mencari Perlindungan dan Melarikan Diri
Setelah Rusia memutuskan untuk menyerang Ukraina, Kamis (24/6/2022), Eropa dan Amerika Serikat menghujani Rusia dengan sanksi.
Sanksi itu juga sebagai tanggapan atas keputusan Presiden Rusia Vladimir Putin yang mengirim tank ke Ukraina.