Share

Pengakuan Sejumlah Pedagang Daging Sapi Pilih Tetap Mogok Jualan Hari Ini

Advenia Elisabeth, Jurnalis · Senin 28 Februari 2022 13:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 28 320 2554153 pengakuan-sejumlah-pedagang-daging-sapi-pilih-tetap-mogok-jualan-hari-ini-esDMVMRliG.JPG Pedagang daging sapi tetap pilih mogok jualan hari ini. (Foto: Okezone)

BEKASI - Pedagang daging sapi di pasar Tambun, Bekasi tetap menggelar aksi mogok berjualan.

Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia, lapak-lapak daging sapi kosong melompong.

Salah satu pedagang daging sapi Budi (36) mengatakan, aksi mogok tetap dilakukan lantaran harga daging sapi yang melonjak tinggi.

"Kami tetap mogok. Semuanya nggak ada yang jualan di sini. Harga dagingnya masih mahal," ujar Budi, Senin (28/2/2022).

 BACA JUGA:Minta Harga Turun, Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan Pekan Depan

Budi menuturkan, aksi mogok ini diketahuinya lewat edaran yang disebarluaskan di Facebook.

Dijelaskannya, edaran tersebut berisikan imbauan kepada pedagang daging sapi untuk tidak berjualan selama lima hari terhitung dari 28 Februari - 4 Maret 2022.

"Saya tahunya dari Facebook. Ada edarannya gitu. Isinya kurang lebih mengimbau pedagang daging sapi untuk tidak berjualan dulu selama lima hari mulai hari ini sampai Jumat nanti," terangnya.

Dia menyebut, jika imbauan tersebut tidak dijalankan, maka para pedagang akan dikenakan sanksi.

 BACA JUGA:4 Resep Olahan Daging Sapi Lezat, Tahan Lama Disimpan di Kulkas!

Adapun sanksinya, tidak mendapat pasokan daging sapi dari suplier.

"Ntar kena sanksi. Enggak mau saya. Makanya saya ikut mogok," imbuhnya.

Diketahui, harga daging sapi yang dijualnya, kini sudah tembus Rp140.000 per kilogram.

Sebelumnya ia hanya menjual Rp120.000 per kilogram.

Dari kenaikan ini, dirinya berat memberikan harga semahal itu ke pembeli. Terlebih pembeli yang datang ke lapaknya merupakan langganan tetap.

"Sekarang harganya Rp140.000 per kilo, kemarin-kemarin masih Rp120.000. Pembeli jadinya berkurang. Biasanya yang beli ke saya itu pedagang-pedagang makanan," jelasnya.

Budi pun bilang bahwa aksi mogoknya ini sudah diberitahu kepada pelanggannya.

Sementara itu, pedagang daging lainnya, Mujianto (35) menambahkan, dari aksi mogok ini diharapkan harga daging bisa stabil kembali, sehingga tidak memberatkan pedagang serta pembeli yang membutukan daging sapi sebagai olahan makanan.

"Kita maunya harga nggak tinggi kaya sekarang. Bisa standar. Jadi masyarakat yang beli juga terjangkau harganya," pintanya.

Mujianto juga bilang, daging sapi yang ada dikulkas penyimpanan sudah tidak ada. Artinya, sudah ludes terjual sebelum aksi mogok ini dijalankan.

"Udah nggak ada barangnya. Kosong," jelasnya.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini