"Selain itu intensitas hujan yang cukup tinggi di akhir 2021 berdampak pada luas panen sepanjang Oktober-Desember 2021," ungkap Setianto.
Sementara itu, Setianto menambahkan bahwa jika dilihat, potensi luas panen padi sepanjang sub around I pada Januari-April 2022 berdasarkan pengamatan Kerangka Sampel Area (KSA) mencapai 4,81 juta hektare.
"Angkanya diperkirakan mengalami kenaikan 0,38 juta hektare. Secara presentase ini kenaikannya 8,58% dibandingkan dengan realisasi luas panen pada sub around pertama 2021 yang sebesar 4,43 juta hektare," pungkas Setianto.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)