Share

Rumah Sakit Ini Terima Pembayaran Bitcoin

Rabu 02 Maret 2022 08:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 02 320 2555023 rumah-sakit-ini-terima-pembayaran-bitcoin-K9GeKSw3f3.png RS Hewan di El Salvador Terima Transaksi dengan Bitcoin. (Foto: Okezone.com/Reuters)

JAKARTA - Sebuah rumah sakit hewan di El Salvador kini menerima bitcoin sebagai alat pembayaran. Chivo Pet, sebuah rumah sakit hewan baru di San Salvador memberikan potongan harga untuk biaya layanan rumah sakit jika pemilik hewan membayar mereka dengan Bitcoin.

Pemeriksaan rutin, operasi dan perawatan cukup membayar 25% dari biaya layanan jika pemilik hewan menggunakan dompet digital “Chivo”.

"Kami ingin warga El Salvador memiliki akses ke pelayanan rumah sakit bagi hewan mereka. Terutama karena mereka kadang-kadang tidak memiliki sumber daya ekonomi untuk pergi ke rumah sakit hewan swasta. Rumah Sakit Hewan Chivo merupakan pilihan dalam situasi tersebut," ujar Direktur Rumah Sakit Hewan Chivo Melvin Rogel, dikutip dari VOA Indonesia, Rabu (2/3/2022).

Baca Juga: Doa Yusuf Mansur Buat I-COIN Wirda Mansur

Sementara itu, Pemilik Seekor Anjing Roxana Alvarado mengatakan, membayar dengan Bitcoin atau USD25 untuk pemeriksaan rutin hewannya ditambah 25 sen untuk obat di apotek.

Bitcoin telah menjadi alat pembayaran yang sah di El Salvador selain dolar AS sejak 7 September lalu. Pada bulan Januari lalu, pemerintah negara tersebut menolak rekomendasi Dana Moneter Internasional (IMF) agar membatalkan mata uang digital itu sebagai alat pembayaran yang sah.

Baca Juga: Diserang Rusia, Tentara Ukraina Dapat Sumbangan Bitcoin Rp5,7 Miliar

Seorang Politisi dari Partai Vamos Claudia Ortiz, mengatakan, Presiden meminta pinjaman dana dari IMF karena tidak memiliki cukup dana, dan IMF mengatakan, sebagai syaratnya, Bitcoin harus dihilangkan sebagai alat pembayaran yang sah. Kemudian presiden mengatakan tidak menginginkannya.

"Kami memberitahu presiden, sebagai oposisi, kami tidak ingin kondisi negara ini memburuk tetapi kami perlu menunjukkan keputusan-keputusan negatif yang mempengaruhi warga El Salvador," ujarnya.

Para kritikus telah memperingatkan bahwa kurangnya transparansi mata uang tersebut, dapat meningkatkan aktivitas kejahatan di El Salvador dan bahwa perubahan nilai mata uang digital yang tidak terkendali, dapat berisiko bagi pemilik mata uang tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini