Share

Sejarah Panjang Madu Pahit Corbezzolo, Bak 'Harta Karun' Sangat Berharga

Tim Okezone, Okezone · Senin 07 Maret 2022 06:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 07 320 2557335 sejarah-panjang-madu-pahit-corbezzolo-bak-harta-karun-sangat-berharga-oRlrEBWp2x.jpg Ilustrasi madu. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Madu Corbezzolo disebut langka dan memiliki sejarah panjang lebih dari 2.000 tahun. Bahkan, rasanya pun pahit.

Melansir dari BBC Indonesia, madu ini lahir di pegunungan pulau Sardinia Italia.

Di mana Peternak lebah nomaden membuat sarang lebah di wilayah tersebut untuk mengumpulkan suguhan aromatik.

 BACA JUGA:Desa Wadas Miliki Harta Karun? Ini Penjelasan Ahli Bumi

Kemudian, sarang lebah tersebut berasal dari bunga putih berbentuk lonceng dari pohon stroberi liar selama lebih dari 2.000 tahun.

Negarawan Marcus Tullius Cicero (106-43 SM) membenarkan kalau madu tersebut begitu pahit.

"Bahkan madu, yang berlimpah di pulau itu, pahit!" katanya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Meski begitu, madu Corbezzelo memiliki banyak nutrisi.

Madu ini kaya vitamin dan mineral, dengan kandungan anti-inflamasi.

Lalu, madu ini telah dihargai dari generasi ke generasi di satu pulau.

Serta madu tersebut dikenal dengan rentang hidup penduduknya yang sangat panjang, di mana banyak di antaranya hidup hingga lebih dari 100 tahun.

 BACA JUGA:RI Punya Harta Karun Bauksit tapi Aluminium Masih Impor, Kok Bisa?

Madu Corbezzelo ini juga bisa digunakan untuk pengobatan tradisional sebagai obat tidur, pereda batuk, anti diare, berkat kandungan astringen dan anti inflamasinya, juga sebagai anti tumor.

Dalam Studi yang dilakukan tim peneliti di Polytechnic University of the Marche dan Universitas dari Vigo dan Granada, Spanyol, pada 2019, yang diterbitkan Journal of Functional Foods, tercatat kalau madu ini bisa mengurangi pertumbuhan dan pembelahan sel kanker usus besar yang tumbuh di laboratorium.

Untuk pertumbuhannya, ada yang disebut dengan Legenda semak belukar berdaun lebar corbezzolo.

Sehingga dikenal juga dalam bahasa Inggris sebagai pohon stroberi karena buahnya yang berwarna oranye kemerahan dan berukuran stroberi. Pertama kali muncul di The Book of Days, karya eksplorasi Ovid tentang kalender Romawi kuno, yang ditulis pada awal abad ke-1 Masehi.

Adapun seorang hakim yang berkuasa di zaman itu Eleanor dari Arborea (1347-1404 M), dia memberi memberi sanksi berupa denda berat jika ada yang mencuri sarang lebah pengumpul corbezzolo.

Diketahui juga Eropa Barat, bahkan Irlandia, pemegang rekor produksi madu corbezzolo adalah Sardinia.

Untuk buah dari corbezzolo berubah warna beberapa kali selama proses, dari kuning menjadi oranye lalu menjadi merah matang.

Bunga semaknya agak manis dan warnanya putih.

Mereka mekar dari Oktober hingga Desember, sampai akhirnya diserbuki lebah.

Jika hujan turun dapat merusak pertumbuhan mereka.

Ketika musim gugur dan cuaca dingin lebah terkadang berjuang untuk keluar dari sarangnya untuk mengumpulkan nektar yang berharga.

Setelah itu, bunga berbentuk lonceng menghasilkan sekitar setengah jumlah nektar dari bunga lainnya, sehingga lebah harus bekerja ekstra keras untuk mengumpulkan cukup banyak.

Tiga faktor itu yang membuat madu Corbezzolo sulut ditemui di Sardinia.

Sampai saat ini juga tak ada yang tahu mengapa madu Corbezzolo pahit.

Orang sana sering menambahkan madu ini ke kopi, untuk meningkatkan aroma.

"Madu itu menambah kelezatan, dengan mengucurkannya di atas seadas atau orilettas, dua makanan penutup khas Sardinia," kata Fabio Pibiri, importir anggur dari Sardinia yang berbasis di Chicago.

"Untuk pendamping yang tak terlupakan, coba sandingkan dengan pecorino sardo tua (keju susu domba yang manis), dan Cannonau Nepenthe, anggur merah yang kuat dan menawan yang diproduksi di provinsi Nuoro di bagian barat tengah Sardinia,"

"Miele corbezzolo [madu corbezzolo] adalah produk yang menarik dan unik, juga merupakan bagian integral dari budaya makanan Sardinia yang layak untuk dicari," kata Letitia Clark, penulis Bitter Honey: Stories & Recipes from Sardinia.

Sebagai informasi, madu Corbezzolo ini mmenjadikan Mediterania sebagai rumah.

Hal itu karena aroma sederhana dari flora liar Sardinia lainnya dan semburat mineral, yang mencerminkan laut di sekitarnya.

1
4

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini