Share

IPO Hari Ini, Simak Profil Nanotech Indonesia Global (NANO)

Anggie Ariesta, Jurnalis · Kamis 10 Maret 2022 07:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 10 278 2559207 ipo-hari-ini-simak-profil-nanotech-indonesia-global-nano-I09H5LqWJW.jpg Natotech Indonesia Global IPO hari ini (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Nanotech Indonesia Global Tbk melaksanakan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) hari ini, Kamis (10/3/2022). Nanotech Indonesia Global menjadi calon emiten ke-10 di BEI pada tahun 2022 ini.

Mengutip laman e-IPO, Nanotech Indonesia Global adalah suatu perusahaan terbatas yang berdiri sejak tahun 2019 dan bergerak di bidang jasa layanan teknologi riset dan pengembangan, rekayasa material dan nanoteknologi.

Sejak 2019, bisnis Nanotech Indonesia Global terus menerus mengalami pertumbuhan, dimana pada saat ini, Perseroan telah memiliki layanan riset dan pengembangan (R&D services) dan 3 layanan lainnya untuk tahap implementasinya, dimana dalam tahap implementasi, Perseroan memiliki 5 Strategic Business Unit (SBU) yang fokus untuk mencari solusi untuk pelanggan Perseroan sesuai dengan kebutuhan pelanggan Perseroan di bidangnya masing-masing.

Nanotech Indonesia Global juga memiliki satu Perusahaan Anak, yaitu PT Nano Herbaltama Internasional yang telah berdiri sejak tahun 2019 yang dapat memformulasikan dan/ atau memproduksi obat herbal.

Untuk mendukung kegiatan usaha Perusahaan Anak Perseroan, Perusahaan Anak Perseroan memiliki sebuah pabrik yang mempunyai fasilitas Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) yang berlokasi di Kampung Cikoleang RT 03 RW 02, Desa Pabuaran, Kec. Gunung Sindur, Kab Bogor, Jawa Barat.

Diketahui, Nanotech Indonesia Global menggelar IPO pada 2-8 Maret 2022 dengan harga penawaran Rp 100 per saham. Perusahaan yang bergerak di bidang penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan alam dan teknologi rekayasa lainnya serta aktivitas konsultasi ini melepas sebanyaknya 1,285 miliar saham baru atau 29,99% dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Dengan demikian, dana yang akan diraih perseroan senilai Rp 128,5 miliar. Dana yang diperoleh dari IPO ini rencananya akan digunakan perseroan untuk belanja modal dan modal kerja.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini