Share

Sri Mulyani: Tak Ada Negara Makmur dan Kuat Tanpa Pajak

Michelle Natalia, Jurnalis · Jum'at 11 Maret 2022 10:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 11 320 2559904 sri-mulyani-tak-ada-negara-makmur-dan-kuat-tanpa-pajak-f2mBVavlEN.jpg Sri Mulyani sebut tak ada negara makmur tanpa pajak. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengingatkan pentingnya membayar pajak demi pembangunan negara.

"Membayar pajak untuk ikut membangun negara? Sepertinya klise, tapi jika kita ingin Indonesia memiliki sekolah yang bagus, rumah sakit bagus, jalanan yang bagus, dan APBN yang bisa menjaga seluruh rakyat, maka itu harus kita bangun bersama melalui pajak. Ya, pajak adalah pondasi dari pembangunan sebuah negara," tulis Sri dalam akun Instagram resminya @smindrawati dikutip di Jakarta, Jumat(11/3/2022).

Dia mengatakan, tidak ada negara di dunia ini menjadi makmur dan kuat tanpa perpajakan.

Begitu juga dengan Indonesia yang bercita-cita untuk mencapai target Indonesia Maju 2045.

 BACA JUGA:Pelebaran Defisit APBN Wajar, Sri Mulyani Yakin Bisa Bayar

"Tidak ada jalan pintas atau jalan mudah untuk mencapainya. Cita-cita itu harus diperjuangkan oleh seluruh rakyat Indonesia," tambahnya.

Sri Mulyani menyebut, selain untuk membangun, pajak itu fungsinya seperti shockbreaker mobil yang menjaga penumpangnya dari goncangan.

Contohnya yang sangat mudah dilihat yaitu program vaksinasi.

Untuk vaksin tidak ada yang perlu membayar karena semua dibiayai oleh APBN yang berasal dari uang pajak rakyat Indonesia.

"Hal ini semua saya sampaikan pada Sosialisasi UU UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP). Dan saya senang melihat begitu banyak wajib pajak prominen yang hadir pada acara tersebut. Ini merupakan bentuk kepedulian para pengusaha untuk lebih paham mengenai peraturan perpajakan yang baru," ungkapnya.

 BACA JUGA:Peringati Hari Perempuan Internasional, Ini Pesan Sri Mulyani

Melalui UU HPP ini, pemerintah berupaya menyusun peraturan yang makin efisien yang tidak memberatkan, melainkan makin memudahkan agar pelayanan bagi seluruh wajib pajak menjadi lebih baik.

"Lumpia Semarang enak nian, wingko babad jelas nomor satu. Undang-Undang HPP wujudkan keadilan, pajak kuat Indonesia Maju," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini