Share

Rusia Diprediksi Tak Mampu Bayar Utang Rp1.700 Triliun

Senin 14 Maret 2022 16:53 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 14 320 2561435 rusia-diprediksi-tak-mampu-bayar-utang-rp1-700-triliun-27PYCSiPha.jpg Rusia Kemungkinan Gagal Bayar Utang. (Foto: Okezone.com/Reuters)

JAKARTA - Dana Moneter Internasional (IMF) memprediksi bahwa Rusia kemungkinan akan gagal membayar utang setelah menerima sanksi-sanksi yang diberlakukan pihak Barat. Hal ini karena Rusia menginvasi Ukraina.

Akan tetapi, Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva mengatakan gagal bayar utang Rusia tidak akan memicu krisis keuangan global.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Naik di Tengah Kepastian Pasokan

Georgieva mengatakan, dalam program CBS bahwa sanksi-sanksi yang dijatuhkan oleh AS dan negara-negara demokrasi lainnya sudah memiliki dampak "buruk" terhadap ekonomi Rusia dan akan memicu resesi yang dalam di negara tersebut pada tahun ini.

Perang dan sanksi-sanksi akan memiliki dampak signifikan terhadap negara-negara tetangga yang bergantung pada pasokan energi dari Rusia.

"Peristiwa itu telah menyebabkan gelombang pengungsi terburuk sejak Perang Dunia II," katanya, dikutip dari Voa Indonesia, Senin (14/3/2022).

Baca Juga: Deretan Industri Game yang Embargo Rusia Akibat Bombardir Ukraina

Sanksi-sanksi itu juga membatasi kemampuan Rusia untuk mengakses sumber daya miliknya dan membayar utangnya.

"Ini berarti, gagal utang tidak lagi dipandang "mustahil," kata Georgieva.

 

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Dirinya pun meyakini bahwa gagal bayar utang tidak menyebabkan krisis keuangan di seluruh dunia.

"Untuk sekarang ini, tidak," ujarnya.

Total pinjaman bank-bank ke Rusia mencapai sekitar USD120 miliar atau Rp1.700 triliun. Meski angkanya signifikan tapi tidak relevan secara sistemik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini