Share

Menaker Buka-bukaan soal Pengangguran di RI, Bisa Turun?

Suparjo Ramalan, iNews · Selasa 15 Maret 2022 15:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 15 320 2561983 menaker-buka-bukaan-soal-pengangguran-di-ri-bisa-turun-b0Y8GW2FaJ.jpg Menaker buka-bukaan soal pengangguran di RI. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan jumlah pengangguran di dalam negeri berkurang pada 2022.

Kemnaker menargetkan pengurangan tahun ini mencapai 5,5% - 6,3%.

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah mencatat target yang masuk dalam rancangan pembangunan nasional 2022 tersebut dapat tercapai apabila adanya perbaikan dari sisi supply maupun demand pasar tenaga kerja Indonesia.

 BACA JUGA:10 Tips Cepat Bisa Dapat Pekerjaan, Pengangguran Wajib Coba!

Menurutnya, di sisi supply, pihaknya harus mempersiapkan kompetensi tenaga kerja Indonesia, melalui masifikasi pelatihan kerja, pemagangan, maupun peningkatan produktivitas.

Sedangkan dari sisi demand, perlu meningkatkan kondusifitas iklim hubungan industrial, yang dapat ditempuh dengan berbagai cara.

Ida mencontohkan adanya penerapan upah yang adil bagi pekerja dan pengusaha, jaminan sosial yang tepat fungsi, penguatan dialog sosial bipartit, dan penegakkan pengawasan ketenagakerjaan.

"Untuk mempercepat penurunan tingkat pengangguran, kita juga harus terus mendorong program-program perluasan kesempatan kerja (seperti wirusaha mandiri), program penempatan tenaga kerja dan program layanan informasi pasar kerja, " ujar Ida saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Dana Dekonsentrasi tahun 2022 di Jakarta, Selasa (15/3/2022).

Ida juga menjelaskan, akselerasi dan integrasi seluruh upaya penurunan tingkat pengangguran dan implementasi 9 lompatan Kemnaker, tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah pusat.

Namun juga peran pemerintah daerah dan pihak terkait.

"Kami percaya pelaksanaan program ketenagakerjaan dalam rangka pemulihan ekonomi nasional, sangat memerlukan dukungan, sinergi, kolaborasi dan peran aktif Bapak/Ibu di daerah," katanya.

Selain penurunan tingkat pengangguran, Ida Fauziyah mengatakan target pembangunan nasional 2022 lainnya adalah pertumbuhan ekonomi nasional yang ditargetkan naik antara 5,2 %- 5,8 %, tingkat kemiskinan ditargetkan turun menjadi 8,5- 9%, dan ketimpangan ekonomi ditargetkan turun menjadi 0,376 % - 0,378 %.

 BACA JUGA:Menaker Ingatkan Perusahaan Jangan Mentang-Mentang Ada JKP Terus PHK

Ida juga menyebut, Kemnaker telah menganggarkan dana dekonsentrasi sebesar Rp128,9 niliar pada 2022.

Anggaran ini diperuntukkan bagi program pendidikan dan pelatihan vokasi yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi, produktivitas dan daya saing tenaga kerja Indonesia.

Program berikutnya yakni program pembinaan ketenagakerjaan yang bertujuan untuk membangun forum komunikasi penempatan tenaga kerja dalam negeri, peningkatan kapasitas SDM penempatan tenaga kerja, melakukan pembinaan hubungan industrial dan jaminan sosial tenaga kerja dan menciptakan pengawasan ketenagakerjaan yang mandiri, tidak memihak, profesional dan konsisten di seluruh Indonesia.

"Dana dekonsentrasi ini adalah bukan uangnya Kemnaker, bukan uangnya Menteri Keuangan, tapi ini uang rakyat. Sekecil apapun mesti dipertanggungjawabkan, " ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini