Share

Kuwait Butuh 1.000 Tenaga Kesehatan Indonesia, Minat?

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Rabu 16 Maret 2022 09:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 16 622 2562361 kuwait-butuh-1-000-tenaga-kesehatan-indonesia-minat-UV4Bm6xSUW.jpg Kuwait Butuh 1.000 Tenaga Kesehatan Indonesia. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah mengungkapkan bahwa Pemerintah Kuwait mengajukan penandatanganan kerjasama untuk merekrut tenaga kesehatan dari Indonesia. Perekrutan tenaga kesehatan tersebut rencananya dilakukan secara G to G, artinya pemerintah Indonesia mengirim tenaga kerja Indonesia melalui sistem kerjasama antar kedua negara.

Ida Fauziah menjelaskan Kementerian Kesehatan Kewait berkeinginan untuk merekrut setidaknya 500 sampai dengan 1.000 tenaga kesehatan dari Indonesia, untuk bekerja di sana.

Baca Juga: KAI Buka Lowongan Kerja, Lulusan SMA Buruan Daftar!

Menurutnya, para tenaga kesehatan Indonesia yang bekerja di Kuwait akan ditempatkan di Rumah Sakit Pemerintah yang berada di Kwait.

"Lowongan ini untuk tenaga kesehatan yang akan bekerja di Rumah Sakit swasta yang ada di Kuwait,” ujar Menaker Ida pada keterangan tertulisnya, Selasa (15/3/2022).

Menurutnya, peluang kerja yang ada di Kuwait sangat besar. Terutama peluang kerja di sektor Kesehatan, bahkan untuk lowongan tenaga kesehatan yang diajukan melalui job order sejak Juli 2021 hingga Maret 2022 berjumlah 315 lowongan.

Baca Juga: BUMN Buka Lowongan Kerja 6 Posisi, Cek Syarat dan Ini Cara Daftarnya

Hingga saat ini rencana tersebut tengah masuk dalam proses pembahasan teknis perekrutan oleh BP2MI, Kemnaker, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).

"Peluang kerja sektor formal di Kuwait itu sangat besar. Hal ini menunjukkan bahwa minat Kuwait terhadap tenaga kerja kita tidak hanya sektor domestik,” sambungnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Menaker Ida menambahkan sejak bulan Juli 2021 memang sudah banyak banyak job order atau permintaan tenaga kerja dari Indonesia untuk bekerja di Kwait. Pada periode tersebut setidaknya terdapat 2.517 permintaan tenaga kerja asal Indonesia.

"Jumlah permintaan tenaga kerja yang paling banyak didominasi oleh sektor hospitality dan kesehatan,” pungkas Menaker Ida Fauziyah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini