Share

Pengusaha Keramik Siap Ekspansi ke Kaltim, Ikut Bangun IKN Nusantara

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Kamis 17 Maret 2022 13:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 17 470 2563202 pengusaha-keramik-siap-ekspansi-ke-kaltim-ikut-bangun-ikn-nusantara-OtnLJOHahW.jpg Industri keramik siap ekspansi ke IKN (Foto: Benzinga)

JAKARTA - Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara akan mendorong permintaan keramik di dalam negeri. Ketua umum ASAKI (Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia) Edy Suyanto mengatakan, pembangunan yang akan dilakuan di Ibu Kota baru itu akan banyak menguntungkan para produsen bahan bangunan dalam negeri, misalnya industri keramik.

Misalnya dari sisi biaya yang di keluarkan untuk membangun ibu kota tesebut, jangka waktu pembangunan, hingga syarat untuk menggunakan produk dalam negeri membuat katalisator industri bahan bangunan dalam negeri bertumbuh pesat.

"Ini tentunya akan menjadi sebuah jaminan permintaan yang stabil untuk bahan bangunan keramik, genteng, dan sanitary, sehingga ini akan memberikan kami ruang untuk melakukan ekspansi dari segi kapasitas," ujar Edy pada Market Review IDXChanel, Kamis (17/3/2022).

Edy menjelaskan beberapa perusahaan dibawah ASAKI akan melakukan ekspansi dengan membuka pabrik baru yang berletak di Kalimantan Timur, untuk lebih dekat menjangkau pasar.

"Kami sudah berkoordinasi dengan PGN (Perusahaan Gas Negara) sebagai salah satu suply utama pasokan gas kami, dan kami sangat memungkintan untuk industri keramik ini bisa ekspansi ke Kalimantan Timur," sambungnya.

Menurutnya pilihan ekspansi ke Kaltim juga pilihan yang tepat baik dari sisi cadangan gas alam, maupun pipa gas yang sudah ada disana yang cukup tersedia untuk mendukung produksi keramik.

"Ini tentunya akan memberikan multiplier effect yang bagus, yaitu berupa penyerapan tenaga kerja, jadi IKN menjadi satu harapan baru buat masa depan industri keramik yang semakin menjanjikan," lanjutnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Edy menjelaskan mayoritas kendala untuk pemenuhan permintaan di luar pulau jawa salah satunya adalah ketersediaan kontainer, dan biaya ongkos akut yang tinggi. Untuk itu mendekatkan diri ke pasar menjadi salah satu pilihan yang tepat.

Selian itu menrutnya yang mendukung kesuksesan dari ekspansi ini adalah ketersediaan gas alam. "Jadi industri keramik bisa ekspansi harus di dukung dengan ketersediaan gas," sambung Edy.

"Kami juga mendapatkan kabar di Kalimantan Timur ini juga sangat memungkinkan untuk kami melakukan ekspansi, jadi kedepan kami melihat, industri keramik ini tidak akan jawa sentris lagi," kata Edy.

Menurutnya hal tersebut diperlulkan untuk melakukan adu cepat dari selihih pengiriman dari produk impor yang selama ini menjadi gangguan.

"Sehingga keberadaan kami nanti di Kaltim, akan sangat membantu kami untuk bisa menguasai pasar di Kalimantan Timur," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini