Share

Mengenal Selingkuh Keuangan, 76% Bisa Bikin Rumah Tangga Retak

Minggu 27 Maret 2022 08:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 27 622 2568485 mengenal-selingkuh-keuangan-76-bisa-bikin-rumah-tangga-retak-tRKxo0F2Sq.jpg Mengenal Istilah Selingkuh Keuangan. (Foto: Okezone.com/MotionBanking)

JAKARTA - Selingkuh keuangan sangat penting untuk diketahui karena dampaknya sangat besar terhadap pasangan. Kerahasiaan dan ketidakjujuran soal pengeluaran bisa membuat retak hubungan kekasih hingga pasangan suami dan istri.

Ada kisah Tai dan Talaat McNeely. Tiga bulan sebelum menikah, Tai baru paham bahwa Talaat selama ini merahasiakan sesuatu.

Tanpa sepengetahuannya, Talaat punya utang kartu kredit dan pinjaman multiguna dalam jumlah lumayan besar.

"Dia tidak ingin jujur pada saya soal keuangannya," kata Tai, dilansir dari BBC Indonesia, Minggu (27/3/2022).

Baca Juga: Intip Rincian Biaya Hidup di Bekasi, Rp10 Juta Cukup?

Walau pasangan asal Chicago ini sudah mendapat konseling soal urusan keuangan menjelang pernikahan, Talaat masih saja menyembunyikan urusan keuangan dari Tai. Bagi Tai, sikap itu sama saja dengan pengkhianatan sehingga pertunangan mereka hampir putus.

Tindakan Talaat bisa digolongkan ke dalam istilah "selingkuh keuangan", yaitu ketika kekasih atau suami/istri menyembunyikan urusan keuangan dari pasangan mereka.

Berdasarkan survei US News & World Report pada Januari 2022, sebanyak satu dari tiga pasangan di AS berurusan dengan perkara 'selingkuh keuangan'. Beberapa survei lain menunjukkan praktik tersebut makin jamak setiap tahun.

Baca Juga: 5 Cara Mengelola Keuangan untuk Freelancer

Dampaknya sungguh merusak. Kajian pada 2018 memperlihatkan 76% dari pasangan menikah yang terlibat 'selingkuh keuangan' mengaku pengalaman itu berdampak negatif terhadap hubungan mereka. Bahkan 10% di antara mereka mengaku sampai bercerai.

Menurut para pakar, alasan mengapa 'selingkuh keuangan' begitu jamak adalah karena secara umum perkara keuangan sulit dibincangkan—dan keadaannya semakin sulit ketika kita menduga kita salah mengelola keuangan atau menggunakannya dengan cara yang mungkin tidak disetujui pasangan.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Namun, para pakar juga mengatakan, menumpas tabu soal diskusi keuangan adalah kunci bagi pasangan untuk bisa selamat dari keretakan hubungan—atau bahkan menghindarinya.

Selingkuh keuangan mencakup beragam perilaku. Bisa saja sesuatu yang tampak remeh seperti tidak memberitahu pasangan mengenai pengeluaran kecil, seumpama makan dan minum bersama teman kantor selepas bekerja.

Namun bisa juga sesuatu yang lebih serius, misalnya menyisihkan uang secara diam-diam dari rekening bersama, berbohong soal jumlah pemasukan atau utang, meminjamkan uang dalam jumlah besar tanpa persetujuan pasangan, membeli barang mahal tanpa izin pasangan, hingga membuka rekening bank atau kartu kredit baru secara rahasia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini