JAKARTA - Dibukanya aktivitas merupakan momentum pemulihan ekonomi nasional. Tidak hanya untuk ekonomi konvensional namun juga bisa menjadi momentum pemulihan ekonomi syariah di Indonesia. Hal tersebut tidak lepas dari kasus covid 19 yang sudah mulai landai.
"Beberapa kajian yang mengatakan tahun ini sektor makanan bisa tumbuh 5% minimal, dimulai Ramadan ini, sektor pariwisata juga, karena sudah bisa mulai mudik," ujar Deputi Direktur Jasa Keuangan Syariah KNEKS, (Komite Nasional Ekonomi, dan Keuangan Syariah) Luqyan Tamanni dalam Market Review IDX Channel, Senin (4/4/2022).
Menurutnya momentum ini menjadi peluang bersama untuk bisa pulihkan perekonomian syariah di Indonesia. Luqyan melihat diperbolehkannya mudik pada tahun ini juga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.
Roda ekonomi masyarakat yang ada di desa akan perlahan kembali berputar, setelah orang-orang dari Jakarta melakukan transaksi di sana. "Wisata akan meningkat karena mudik diperkenankan untuk mereka yang mendapat vaksin 2 kali," lanjut Luqyan.
Menurutnya hal tersebut juga di barengi dengan kondisi masyarakat yang lebih confidence untuk melakukan belanja jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya ketika pandemi covid 19.
"Masyarakat mulai confidence untuk berbelanja berbagai makanan untuk menu buka puasa, membeli pakaian dan lainnya," lajut Luqyan.
"Jadi ini peluang kita bersama lah, kesempatan kita bersama untuk bisa pulih dan bangkit," pungkasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.