Share

Beredar Isu Pangkas 50% Pasokan Pertalite, Ini Penjelasan Pertamina

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Selasa 05 April 2022 17:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 05 320 2573774 beredar-isu-pangkas-50-pasokan-pertalite-ini-penjelasan-pertamina-QbDOHl8DjE.jpg Penjelasan Pertamina soal Pertalite (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menjelaskan soal kabar yang menyebutkan adanya pemangkasan pasokan BBM Pertalite di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Kabar yang beredar, Pertamina memangkas 50% stok Pertalite ke SPBU

Pjs Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting menegaskan informasi bahwa adanya pemangkasan stok BBM Pertalite itu keliru. Menurutnya, Pertamina akan memasok kebutuhan BBM di SPBU berdasarkan kebutuhan.

"Tidak ada pemotongan, Kami pasok ke SPBU sesuai kebutuhan," ungkap Irto saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Selasa (5/4/2022).

Baca Juga: Harga Pertamax Naik, Ada Usulan Pengguna Pertalite Dibatasi

Pertalite di SPBU memang dikabarkan langka. Kondisi ini setelah Pertamina menaikkan harga BBM RON 92 atau Pertamax dari Rp9.000 menjadi Rp12.500 per liter.

Usai Pertamina menaikan harga Pertamax, konsumen pun berbondong-bondong beralih menggunakan Pertalite. Hal ini menyebabkan kelangkaan Pertalite di sejumlah SPBU.

Irto dan manajemen Pertamina sendiri belum berkomentar soal ini. Hanya saja, mengutip pernyataan Menteri BUMN Erick Thohir bahwa pasokan Pertalite di dalam negeri masih dalam kondisi aman. Artinya, tidak terjadi kelangkaan.

Erick memastikan stok bahan bakar minyak Pertalite ini mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Dia pun meminta masyarakat tak perlu khawatir lantas sumber BBM dalam negeri mencukupi kebutuhan masyarakat.

"Kalau kita bicara kebutuhan BBM kan pemerintah sudah bilang sumbernya cukup dan tidak perlu ribut-ribut," ungkap Erick.

Saat ini pemerintah sudah menetapkan Pertalite menjadi Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP) menggantikan Premium. Erick mencatat, Pertalite merupakan bahan bakar yang ramah lingkungan, sehingga pemerintah mendorong adanya peralihan penggunaan dari Premium ke Pertalite.

Erick menyebut, dengan mengkonsumsi Pertalite akan lebih meminimalisir penggunaan Premium, sehingga bisa mengurangi polusi udara.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, kuota JBKP bensin RON 90 pada tahun ini ditetapkan sebesar 23,05 juta kilo liter. Sementara, realisasi penyaluran JBKP Pertalite sampai dengan Februari 2022 sebesar 4,258 juta kilo liter atau melebihi kuota Februari secara year to date.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini