Share

Dapat Dana IPO Rp15,8 Triliun, Ini yang Akan Dilakukan GOTO

Anggie Ariesta, Jurnalis · Senin 11 April 2022 10:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 11 278 2576735 dapat-dana-ipo-rp15-8-triliun-ini-yang-akan-dilakukan-goto-WzQZtST3p1.jpg IPO GOTO di Bursa Efek Indonesia. (Foto: Okezone.com/GOTO)

JAKARTA - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk resmi menjadi perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia. Tamu baru BEI ini memiliki kode saham GOTO.

Direktur Utama sekaligus CEO Grup GoTo, Andre Soelistyo mengatakan, melalui momen bersejarah ini, GOTO akan meningkatkan kemampuan untuk mencapai misi, seraya melayani seluruh pihak di dalam ekosistem dengan lebih baik.

Baca Juga: IPO GoTo, Ini Kisah Driver Pertama Gojek hingga Dapat 4.000 Lembar Saham

"Meski berlangsung di tengah gejolak pasar global, ketertarikan yang tinggi dari para investor mencerminkan tingginya permintaan atas layanan on-demand, e-commerce, dan financial technology di kawasan Asia Tenggara, serta kepercayaan pada posisi GoTo sebagai ekosistem digital terintegrasi terbesar di Indonesia," ujar Andre dalam keterangan resminya, Senin (11/4/2022).

Menurut Andre, pihak yang paling berhak menerima apresiasi untuk pencapaian hari ini adalah mereka yang sudah bekerja keras untuk tumbuh bersama GoTo. Sebab, keberhasilan GOTO adalah berkat para mitra pengemudi, pedagang, konsumen, dan karyawan mereka.

"Karena itulah, kami berupaya keras memastikan mereka mendapat manfaat dari IPO Perusahaan melalui Program Saham Gotong Royong, yang menjadi salah satu program kepemilikan saham paling inklusif di dunia pada saat ini. Dengan upaya bersama dari semua pemangku kepentingan ini, kami akan melanjutkan misi kami untuk mendorong kemajuan bagi Indonesia dan Asia Tenggara," jelas Andre.

Baca Juga: 33 Perusahaan Antre IPO, 17 Punya Aset Skala Besar

Dari keseluruhan proses penawaran umum perdana saham (initial public offering atau IPO), GOTO mengumpulkan total dana sebesar Rp15,8 triliun (USD1,1 miliar), terdiri dari keberhasilan penghimpunan dana sebesar Rp13,7 triliun (USD954,7 juta) dari penawaran umum saham melalui IPO, serta menghimpun dana sebesar Rp2,1 triliun (USD146,3 juta) melalui penjualan saham treasuri dalam rangka opsi penjatahan lebih (greenshoe). Penghimpunan dana tersebut mencerminkan kapitalisasi pasar sebesar Rp400,3 triliun (USD28 miliar).

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Seremoni pencatatan dan penyerahan piagam pencatatan telah dilangsungkan pada hari ini, Senin (11/4/2022) di Gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta, dan dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, serta Direktur Utama BEI Inarno Djajadi.

Pencatatan GOTO merupakan momen bersejarah bagi Perusahaan dan bagi BEI, sebagai pencatatan saham yang pertama kali dilakukan berdasarkan ketentuan saham dengan hak suara multipel yang telah ditetapkan oleh OJK pada Desember 2021 lalu.

Dalam IPO ini, GOTO menawarkan sejumlah keseluruhan 46,7 miliar lembar saham Seri A, yang merupakan gabungan dari saham yang baru diterbitkan dengan saham treasuri (khusus untuk tujuan opsi penjatahan lebih), pada harga penawaran Rp338, yang mencerminkan kapitalisasi pasar sebesar Rp400,3 triliun (USD28 miliar).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini