Share

Wapres Dorong Generasi Muda Belajar Investasi di Pasar Modal Syariah

Binti Mufarida, Jurnalis · Selasa 12 April 2022 10:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 12 278 2577485 wapres-dorong-generasi-muda-belajar-investasi-di-pasar-modal-syariah-BwHunhyzDP.jpg Wapres Maruf Amin (Foto: Setwapres)

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mendorong generasi muda atau milenial untuk mulai belajar berinvestasi khususnya di pasar modal syariah.

Hal itu karena semakin majunya pasar modal syariah dan besarnya potensi ekonomi dan keuangan syariah.

“Kepada generasi muda, saya berpesan, mulailah belajar berinvestasi. Namun, dalam berinvestasi terlebih dahulu harus memahami secara mendalam, khususnya terkait pasar modal syariah,” kata Wapres pada sambutannya saat Peluncuran Video Edukasi dan Video Sejarah Pasar Modal Syariah & Talkshow “25 Tahun Perjalanan Pasar Modal Syariah Indonesia” secara virtual, Selasa (12/4/2022).

Dia menjelaskan kemajuan teknologi telah memberikan kemudahan dalam pembelajarannya, tapi untuk mendapatkan informasi yang valid generasi muda harus memperoleh dari sumber yang kredibel.

“Oleh karena itu, program video learning menjadi salah satu ikhtiar untuk meningkatkan pemahaman dan literasi tentang keuangan syariah sedini mungkin kepada masyarakat luas, khususnya pelajar dan mahasiswa. Langkah ini merupakan tahapan yang strategis bagi pengembangan pasar modal syariah di masa mendatang,” katanya.

Di tengah majunya pasar modal syariah dan besarnya potensi ekonomi dan keuangan syariah, Wapres mencermati masih terbatasnya informasi yang diterima oleh masyarakat sehingga, potensi yang tersedia belum banyak dimanfaatkan.

Selain itu, kata Wapres, banyak di antara masyarakat yang masih ragu berinvestasi di pasar modal syariah tentang kehalalannya meski sudah ada fatwa-fatwa yang memberi landasan kehalalannya. “Oleh karenanya, saya kerap menyampaikan pentingnya sosialisasi dan edukasi yang intensif untuk meningkatkan literasi masyarakat, terutama mengenai kehalalan pasar modal syariah,” katanya.

Wapres menjelaskan landasan fikih dalam keuangan syariah, termasuk pasar modal syariah, yaitu seperti kita ketahui, hukum asal dalam bemuamalah adalah boleh, sepanjang tidak ada dalil yang melarangnya atau mengharamkannya. “Al ashlu fii mua’malah Al ibahah illa maa dalla dalilu fii tahrimiha, asal dari pada bermuamalah itu adalah boleh kecuali ada dalil yang mengharamkannya,” jelasnya.

“Sedangkan yang dilarang menurut syariah juga sudah jelas, yaitu yang mengandung unsur gharar, riba, maisir, risywah, maksiat, dan kezaliman serta kegiatan yang sifatnya spekulatif dan manipulatif,” ungkap Wapres.

Dengan demikian, sebetulnya masyarakat tidak perlu ragu lagi berinvestasi di pasar modal syariah, karena seluruh transaksi dalam pasar modal syariah sudah sesuai dengan prinsip-prinsip syariah berdasarkan Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini