JAKARTA - Harga BBM di Indonesia tergolong yang termurah di dunia. Hal ini dikarenakan pemerintah memberikan subsidi BBM meskipun harga minyak dunia terus berubah.
Lantas bagaimana dengan produk energi lainnya seperti LPG? Apakah Indonesia juga menjualnya dengan harga termurah di dunia?
Harga LPG 3 kg di Indonesia dipatok sekitar Rp21.000-Rp25.000 per refill atau Rp150.000 per tabung. Angka ini disubsidi oleh pemerintah.
"Setiap 1 tabung LPG 3 Kg yang dibeli masyarakat, pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp33.750. Nilai subsidi ini pun lebih tinggi daripada harga jual LPG tersebut ke masyarakat," ujar VP Corporate Communications Pertamina Fajriyah Usman dalam keterangannya, Selasa (12/4/2022).
BACA JUGA:Harga BBM Pertamina Tak Naik, Keuangan Negara Bisa Berdarah-darah
Adapun, untuk harga LPG non subsidi dibanderol Rp15.500 per kg. Secara rinci, harga LPG non subsidi seperti Bright Gas 5,5 kg Rp88.000, Bright Gas 12 kg dan Elpiji 12 kg sekitar Rp187.000.
Sementara di negara lain, Per Februari 2022, harga jual LPG di Singapura dipatok sekitar Rp32.000/kg. Lalu, untuk Filipina sekitar Rp27.000/Kg dan Vietnam sekitar Rp24.000/Kg.
"Untuk Thailand harga LPG Rp10.000/Kg dan Malaysia Rp6.500/Kg, karena harga LPG di kedua negara tersebut saat ini disubsidi oleh pemerintah," katanya.
Fajriyah mengatakan, harga BBM dan LPG di seluruh dunia naik karena peningkatan aktivitas masyarakat dan peningkatan situasi geopolitik Rusia-Ukraina menyebabkan berkurangnya supply minyak mentah dunia.
"Secara global, harga BBM dan LPG di Indonesia termasuk yang termurah di dunia karena disubsidi Pemerintah. Selain LPG 3 kg, harga Biosolar dan Pertalite pun dijaga stabil, tidak ada kenaikan," pungkasnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.