Share

Erick Thohir: Jangan Pernah Ada Lagi Masyarakat Jadi Korban Investasi Bodong

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Selasa 12 April 2022 11:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 12 320 2577526 erick-thohir-jangan-pernah-ada-lagi-masyarakat-jadi-korban-investasi-bodong-UKRGi8Iz9c.jpg Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/KBUMN)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menilai investasi diera digital harus dibarengi dengan edukasi. Di mana ekosistem investasi diatur dalam payung hukum agar tidak banyak masyarakat yang menjadi korban dari investasi bodong.

"Kita harus gotong royong dalam menjaga ekosistem investasi di Indonesia agar jangan pernah ada lagi masyarakat yang menjadi korban, yang terjerumus, jerat investasi yang merugikan," ungkap Erick dalam gelaran Talkshow 25 Tahun Perjalanan Pasar Modal Syariah Indonesia, Selasa (12/4/2022).

Baca Juga: PPATK Temukan Aliran Uang Miliaran Rupiah terkait Investasi Bodong ke Klub Sepakbola

Erick mencatat, penting juga diingat investasi merupakan tindak ikhtiar untuk terus memperbaiki diri dan menjaga setiap langkah pembangunan masa depan bangsa dan negara.

"Hal ini diharapkan dapat mendukung peningkatan investasi bagi umat muslim di Indonesia, terutama seiring dengan transformasi teknologi dan digitalisasi yang juga berdampak secara signifikan terhadap cara-cara berinvestasi," kata dia.

Baca Juga: Waspada Investasi Bodong Pakai Robot Trading! Banyak Telan Korban dengan Janji Manis

Investasi menjadi komponen penting dalam perekonomian Indonesia, khususnya untuk memulihkan dan menumbuhkan perekonomian di tengah pandemi Covid-19. Erick pun menyoroti investasi syariah di Indonesia yang sudah didukung dan diformalkan oleh pemerintah melalui Pasar Modal Syariah Indonesia.

Bahkan juga peran ekonomi syariah yang terus tumbuh, bahkan di atas pertumbuhan ekonomi konvensional baik dari aspek pertumbuhan aset, pembiayaan hingga pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang semakin membuktikan peranan pentingnya.

Bukti dari perjalanan dan pengalaman sejarah Pasar Modal Syariah Indonesia, lanjut Erick, harus diteruskan hingga ke generasi berikutnya. Pasar modal syariah bergerak sejak tahun 1997, yang kalah itu ditandai dengan penerbitan reksadana syariah yang pertama.

"Selama 25 tahun hingga sekarang, Pasar Modal Syariah Indonesia telah teruji oleh waktu pengalaman dan sejarah dalam membuktikan penguatan investasi yang aman dan sesuai dengan prinsip syariah Islam," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini