Share

Jelang Mudik, Kemenhub Ingatkan Pengusaha Angkutan Perhatikan Armada dan Sopirnya

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Jum'at 15 April 2022 08:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 15 320 2579437 jelang-mudik-kemenhub-ingatkan-pengusaha-angkutan-perhatikan-armada-dan-sopirnya-QHQdUD9ThF.jpg Mudik Lebaran dengan Bus. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA — Masyarakat yang memutuskan mudik Lebaran 2022 diharapkan mempersiapkan kendaraannya dengan sebaik mungkin. Hal ini termasuk juga pada jasa layanan mudik seperti bus dan lainnya.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan berbagai persiapan guna memastikan sejumlah rangkaian di sejumlah titik hingga transportasi dalam rangka menjelang hari pelaksanaan masa mudik lebaran idul fitri 14333 H.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi meminta kepada seuruh kendaraan umum atau mitra pengusaha angkutan umum agar betul-betul memperhatikan kondisi armadanya hingga kesiapan awak kendaraannya.

Baca Juga: Mudik Lebaran 2022, Siap-Siap 23 Juta Mobil Pribadi dan 17 Juta Motor Padati Jalan

"Saya berpesan kepada para pengusaha angkutan umum agar betul-betul memperhatikan kondisi armadanya, juga kesiapan awak kendaraannya," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi dalam Focus Group Discussion di Yogyakarta, dikutip Jumat (15/4/2022).

Dirjen Budi mengatakan para pengemudi harus memiliki kemampuan, pengetahuan, serta kondisi badan dan mental yang baik saat menjalankan kendaraan.

“Periksa item-item teknis kendaraan seperti sistem rem, lampu-lampu, sabuk keselamatan, hingga perlengkapan tanggap darurat."urainya.

Baca Juga: Syarat Terbaru Mudik Lebaran 2022 Diumumkan Minggu Depan

"Jangan perbolehkan mereka bekerja melebihi jam yang dipersyaratkan dalam aturan yakni maksimal 8 jam dan beristirahat setiap 4 jam," tambahnya.

Dia mengatakan bahwa pemerintah telah menyediakan tempat-tempat yang dapat digunakan untuk beristirahat sekaligus mengecek kondisi kendaraan.

"Petugas dari Kementerian Perhubungan dan Dinas Perhubungan Provinsi dan Kabupaten Kota agar bahu membahu bersama semua stake holder terkait dalam tugas melayani masyarakat pemudik. Semua ini bertujuan agar kegiatan mudik tahun ini dapat berjalan dengan selamat, aman, dan nyaman."ujarnya.

Sebagai catatan, berdasarkan hasil survey yang telah dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Kemenhub, diperkirakan ada kurang lebih 85 juta penduduk yang akan melaksanakan mudik tahun ini.

“Dengan jumlah yang demikian besar tentu hal ini akan menimbulkan berbagai potensi kerawanan yang perlu kita antisipasi, antara lain aspek kelancaran, keselamatan, hingga protokol kesehatan,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini