Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bank Sentral Jepang: Pelemahan Yen Cukup Tajam Rugikan Bisnis

Antara , Jurnalis-Senin, 18 April 2022 |13:55 WIB
Bank Sentral Jepang: Pelemahan Yen Cukup Tajam Rugikan Bisnis
Penurunan Yen Jepang ancam kelangsungan bisnis (Foto: AFP)
A
A
A

JAKARTA – Bank Sentral Jepang menilai penurunan mata uang Yen berpotensi merugikan bisnis. Gubernur Bank Sentral Jepang (BOJ) Haruhiko Kuroda mengatakan pergerakan yen baru-baru ini "cukup tajam" memberikan peringatan terkuatnya hingga saat ini tentang risiko yang berasal dari depresiasi mata uang.

Kuroda mengatakan tidak ada perubahan dalam penilaiannya bahwa secara keseluruhan, pelemahan yen baik untuk perekonomian karena meningkatkan nilai keuntungan yang diperoleh perusahaan-perusahaan Jepang di luar negeri.

Namun dia menambahkan penurunan yen menjadi sekitar 125-126 yen terhadap dolar, dari sekitar 115-116 yen sebulan lalu, cukup fluktuatif untuk merugikan perusahaan-perusahaan.

"Penurunan yen baru-baru ini, yang kehilangan sekitar 10 yen terhadap dolar dalam waktu sekitar satu bulan, cukup tajam dan dapat menyulitkan perusahaan untuk menetapkan rencana bisnis," kata Kuroda kepada parlemen.

"Dalam hal itu, kita perlu memperhitungkan efek negatif" dari pelemahan yen, katanya.

Pedagang membeli yen di tengah komentar tersebut, membantu mendorong dolar turun 0,22% menjadi 126,25 yen pada Senin.

Namun demikian, Kuroda mengulangi pandangannya bahwa BOJ harus mempertahankan program stimulus besar-besaran untuk mendukung pemulihan ekonomi yang rapuh.

Yen telah merosot ke posisi terendah dua dekade terhadap dolar di tengah prospek melebarnya perbedaan suku bunga AS-Jepang, dengan BOJ terlihat mempertahankan suku bunga sangat rendah bahkan ketika Federal Reserve merencanakan laju kenaikan suku bunga yang stabil.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement