JAKARTA – Aturan terbaru menginap di hotel yang berlaku hingga 9 Mei 2022. Aturan ini masuk dalam Inmendagri No. 22 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.
Masyarakat diizinkan menginap di hotel selama masa libur Lebaran. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan apalagi jika hotel tujuan menginap masih menerapkan PPKM level 3.
Berdasakan Inmendagri No. 22 Tahun 2022 yang berlaku hingga 9 Mei 2022, wilayah yang berada di level 3 adalah Kota Serang Kabupaten Pamekasan. Di wilayah ini, kapasitas tamu hotel non-penanganan karantia maksimal 50%. Pengunjung wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi guna melakukan skrining terhadap semua pegawai dan pengunjung serta hanya kategori Hijau dalam aplikasi PeduliLindungi yang boleh masuk kecuali tidak bisa divaksin karena alasan kesehatan.
Fasilitas pusat kebugaran/gym, ruang pertemuan/ruang rapat/meeting room, dan ruang pertemuan dengan kapasitas besar/ballroom diizinkan buka dengan memakai aplikasi PeduliLindungi dan kapasitas maksimal 50%. Penyediaan makanan dan minuman pada fasilitas ruang pertemuan/ruang rapat/meeting room, dan ruang pertemuan dengan kapasitas besar/ballroom disajikan dalam box dan tidak ada hidangan prasmanan.
Anak usia di bawah 12 tahun diizinkan menginap di hotel wilayah PPKM level 3 dengan menunjukkan hasil negatif Antigen (H-1)/PCR (H-2). Kemudia untuk hotel di wilayah PPKM level 2 boleh menerima tami dengan kapasitas maksimal 75%.