Share

Semen Indonesia (SMGR) Kucurkan Pinjaman Rp2,96 Miliar ke Anak Usaha

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Rabu 20 April 2022 13:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 20 278 2582125 semen-indonesia-smgr-kucurkan-pinjaman-rp2-96-miliar-ke-anak-usaha-XYPs86o2eI.jpg Semen Indonesia kucurkan pinjaman ke anak usaha Rp2,96 miliar. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) memberikan pinjaman senilai Rp2,96 miliar ke anak usahanya, PT Semen Indonesia Aceh (SIA).

Hal itu guna mendukung pengembangan bisnis anak usaha.

Lalu, Corporate Secretary Semen Indonesia Vita Mahreyni mengatakan, latar belakang dilakukannya transaksi afiliasi dengan SIA adalah terkait dengan kebutuhan modal kerja.

Dia menjelaskan adanya transaksi afiliasi ini, diharapkan SIA sebagai anak perusahaan dapat memaksimalkan kinerja usahanya dan diharapkan dapat berkontribusi dan memberikan nilai tambah bagi perseroan sebagai pemegang saham SIA. Sebagai informasi, SIA merupakan anak perusahaan dari emiten semen pelat merah ini dan dikendalikan secara langsung oleh perseroan.

 BACA JUGA:Semen Indonesia (SMGR) Bagikan Dividen Rp1,02 Triliun

"Setelah melakukan pemeriksaan yang wajar dan relevan, transaksi afiliasi ini tidak mengandung benturan kepentingan, dan semua informasi material telah diungkapkan dalam laporan ini dan informasi tersebut tidak menyesatkan. Sementara itu, SMGR tercatat akan membagikan dividen tunai sebesar 50,66 persen dari total laba bersih tahun 2021 sebesar Rp2,02 triliun, atau sebesar Rp1,02 triliun," ujarnya, Selasa (20/4/2022) dikutip dari Harian Neraca.

Diketahui, pemerintah juga akan mendapatkan bagian dividen sebesar Rp522,34 miliar, dari kepemilikan 51,01% saham.

Adapun pembayaran dividen tunai ini rencananya akan dilakukan pada 29 April 2022. Tahun ini, analis Ciptadana Sekuritas Michael Filbery memproyeksikan perbaikan dari marketing sales sektor properti masih dapat berlanjut dan jadi katalis positif bagi SMGR.

Sedangkan pembangunan ibu kota baru juga akan berkontribusi baik pada prospek penjualan semen SMGR di pasar domestik.

"Permintaan semen domestik di tahun ini berpotensi tumbuh di rentang 4%-5% seiring dengan prospek berlanjutnya pertumbuhan ekonomi di tahun ini," jelasnya.

Sebagai informasi, dia memperkirakan pertumbuhan pendapatan SMGR di tahun ini, sebesar 9% secara tahunan dengan asumsi pertumbuhan volume mencapai 6% secara tahunan dan SMGR memegang market share sekitar 52%.

 BACA JUGA:Pendapatan Semen Indonesia (SMGR) Capai Rp25,3 Triliun, Turun 1,14%

Lalu, Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Rizky Khaerunnisa menyampaikan kinerja SMGR di tahun ini mendapat katalis positif dari pemerintah yang mengalokasikan Rp384,8 triliun anggaran infrastruktur. Walaupun alokasi anggaran tersebut lebih rendah dari 2021.

Dia menambahkan ASP SMGR di tahun ini juga berpotensi naik.

"Adanya aturan batasan harga jual batubara di USD90 per ton juga dapat mempertahankan marjin SMGR. Selain itu, Harga Batubara Acuan (HBA) yang ditetapkan USD158,50 per ton pada 22 Januari turun 26,28% dari USD 215 per ton di November juga menambah katalis positif bagi SMGR. Risiko yang perlu investor cermati untuk SMGR adalah level harga batubara yang berpotensi lebih tinggi dari ekspektasi," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini