Share

Semen Indonesia (SMGR) Bagikan Dividen Rp1,02 Triliun

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Rabu 06 April 2022 13:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 06 278 2574199 semen-indonesia-smgr-bagikan-dividen-rp1-02-triliun-HeJ3aaac08.jpg Semen Indonesia bagikan Dividen Rp1,02 triliun. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) pada Kamis (31/3/2022) memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp1,02 triliun.

“Berdasarkan hasil RUPST, para pemegang saham telah memutuskan sekitar 50,66% atau Rp1,02 triliun dari total laba bersih yang diperoleh perseroan pada tahun buku 2021 ditetapkan sebagai dividen tunai,” kata Sekretaris Perusahaan SMGR, Vita Mahreyni.

Adapun sekitar 50,01% atau Rp 522 miliar akan dijadikan sebagai dividen kepada negara.

Kemudian, pada sebesar 49,34% atau Rp 997 miliar ditetapkan sebagai cadangan lainnya.

 BACA JUGA:Matahari Department Bagi Dividen Rp656,53 Miliar

Diketahui, sesuai jadwal, perseroan bakal membayarkan dividen tunai kepada para pemegang saham pada 29 April mendatang.

Lantaran, di akhir periode perdagangan saham dengan hak dividen di pasar reguler dan negosiasi dilaksanakan pada 8 April dan pasar tunai 12 April 2022.

Serta pada periode perdagangan saham hak dividen di pasar reguler dan negosiasi dilangsungkan pada 11 April 2022 dan pasar tunai 13 April.

Dia menjelaskan perseroan akan membayarkan dividen tahun buku 2021 tersebut kepada para pemegang saham yang namanya tercatat pada daftar pemegang saham (DPS) atau recording date pada 12 April 2022 atau para pemilik saham perseroan pada sub rekening efek di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada penutupan perdagangan 12 April 2022.

Sebagai informasi, emiten semen pelat merah tersebut sepanjang 2021 lalu berhasil membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp2,02 triliun, turun tipis dibandingkan laba bersih pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,79 triliun.

Sehingga total pendapatan perseroan yang merosot dari semula Rp 35,17 triliun pada 2020 menjadi Rp 34,95 triliun pada 2021.

 BACA JUGA:Bagi Dividen, Mitratel (MTEL) Minta Restu Pemegang Saham

Namun, dia memastikan perseroan berhasil menekan kenaikan beban pokok pendapatan sebesar 2,8% menjadi Rp24,01 triliun sepanjang 2021.

“Kenaikan beban pokok pendapatan dipicu atas peningkatan volume penjualan serta kenaikan biaya bahan bakar setelah terjadi lonjakan harga batubara sepanjang tahun lalu,” ucapnya.

Untuk sepanjang ahun 2021, SMGR mencatatkan laba bersih sebesar Rp2,021 triliun atau turun 27,6% dibandingkan tahun 2020 yang terbilang Rp2,792 triliun. Akibatnya, laba per saham dasar turun menjadi Rp341.

Terakhir, pada akhir tahun 2020 sebesar Rp471. Sementara pendapatan terkoreksi 0,6% menjadi Rp34,957 triliun. Rincinya, penjualan semen turun 1,72% menjadi Rp28,543 triliun

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini