Share

Harga Minyak Goreng Curah Masih Mahal, Jokowi: HET yang Ditetapkan Ada Permainan

Raka Dwi Novianto, Jurnalis · Rabu 20 April 2022 12:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 20 320 2582095 harga-minyak-goreng-curah-masih-mahal-jokowi-het-yang-ditetapkan-ada-permainan-T62eLDoi6m.png Jokowi soal HET Minyak Goreng Curah (Foto: BPMI)

JAKARTA - Harga minyak goreng curah masih mahal di pasaran. Padahal pemerintah sudah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng curah Rp14.000 per liter.

Namun, nyatanya di pasar harga minyak goreng curah masih mahal bahkan di atas harga HET.

Presiden Jokowi melihat kebijakan HET minyak goreng belum berjalan dengan efektif dalam beberapa pekan ini.

"Di pasar saya lihat minyak curah banyak yang belum sesuai dengan HET yang kita tetapkan, artinya memang ada permainan," ucapnya saat memberikan keterangan pers di Pasar Bangkal Baru, Kabupaten Sumenep, Rabu (20/4/2022).

Baca Juga: HET Minyak Goreng Curah Rp14.000, Presiden Jokowi: Tadi Saya Lihat Rp15.500

Pemerintah sendiri telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi persoalan minyak goreng ini, antara lain melalui beragam kebijakan seperti penetapan harga eceran tertingi (HET) untuk minyak goreng curah dan subsidi ke produsen.

Jokowi memandang bahwa saat ini minyak goreng masih menjadi persoalan di tengah masyarakat meskipun pemerintah telah memberikan subsidi BLT Minyak Goreng. Presiden berharap harga minyak goreng yang saat ini tinggi bisa kembali mendekati normal.

"Kita ingin harganya yang lebih mendekati normal. Jadi memang harganya tinggi, karena apa? Harga di luar, harga internasional itu tinggi banget, sehingga kecenderungan produsen itu penginnya ekspor memang harganya tinggi di luar," ungkapnya.

Sementara itu, Jokowi meminta agar aparat hukum bisa mengusut tuntas para mafia minyak goreng. Hal ini menanggapi penetapan empat tersangka yang berkaitan dengan kasus minyak goreng oleh Kejaksaan Agung.

"Kemarin dari Kejaksaan Agung sudah menetapkan empat tersangka urusan minyak goreng ini dan saya minta diusut tuntas sehingga kita bisa tahu siapa ini yang bermain ini bisa mengerti," ujar Jokowi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini