Share

BUMN Bantu UMKM, 501 Pelaku Usaha Berhasil Naik Kelas

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Rabu 20 April 2022 19:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 20 320 2582396 bumn-bantu-umkm-501-pelaku-usaha-berhasil-naik-kelas-UXji0JVuCE.jpg BUMN Bantu UMKM. (Foto: Okezone.com/Arif Julianto)

JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir meminta BUMN mengambil langkah strategis untuk membantu pelaku usaha mikro. Pasalnya UMKM sebagai tulang punggung makro ekonomi Indonesia cukup tertekan manakala pandemi melanda Indonesia sejak awal 2020 lalu.

Dalam merealisasikan hal tersebut, BUMN Holding Industri Pertambangan, Mining Industry Indonesia (MIND ID) mencatat sebanyak 501 pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) Binaan telah naik kelas sejak 2020-2021. MIND ID melaksanakan strategi pengembangan UMK naik kelas melalui pendekatan kluster diantaranya perdagangan, jasa, industri, pertanian, peternakan, dan perkebunan.

Baca Juga: Diaspora Jadi Ujung Tombak Perdagangan Indonesia-Jepang

Direktur Hubungan Kelembagaan MIND ID Dany Amrul Ichdan memastikan, pihaknya mengambil peran aktif dalam peningkatan ekonomi lokal, salah satunya melalui Program Pengembangan Usaha Mikro dan Kecil (UMK).

Program ini dilaksanakan melalui proses seleksi, pendampingan penyusunan rencana usaha, peningkatan kapasitas UMK dan bantuan modal usaha melalui skema Program Pendanaan UMK.

Baca Juga: UMKM Fashion Lokal Punya Kesempatan ke Paris Lewat PINTU Incubator

"Targetnya agar UMK Binaan naik kelas. Program Pengembangan UMK merupakan bagian dari bidang prioritas Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN sebagai upaya untuk mendukung pemulihan ekonomi pasca pandemi," ungkap Dany Amrul dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (20/4/2022).

Pada periode 2020-2021, kata Dany, terdapat lebih dari 6.500 Mitra Binaan dan 501 di antaranya telah berhasil menjadi UMK naik kelas. Jumlah UMK naik kelas terdiri dari Kluster Perdagangan sebanyak 172 Mitra Binaan, Kluster Jasa 91 Mitra Binaan, Kluster Industri 93 Mitra Binaan.

Lalu Kluster Pertanian 21 Mitra Binaan; Kluster peternakan dan perikanan 42 Mitra Binaan; dan Kluster Perkebunan 82 Mitra Binaan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 22 Mitra Binaan berasal dari ANTAM, 360 Mitra Binaan dari Bukit Asam, 15 Mitra Binaan dari Inalum Operating, dan 104 Mitra Binaan dari TIMAH.

Dany mencatat, melalui strategi pengembangan UMK berbasis klaster, MIND ID dapat memberikan dukungan kepada UMK secara spesifik dan sesuai kebutuhan baik melalui Pelatihan kewirausahaan dan teknis, pengembangan kualitas produk, Kemasan dan sertifikasi, bantuan pendanaan modal kerja serta pengembangan pemasaran dan penjualan baik melalui sentra bisnis lokal dan maupun marketplace secara digital.

"Strategi pengembangan UMK Grup MIND ID diharapkan dapat menjawab tantangan-tantangan yang dihadapi oleh UMK selama ini diantaranya adalah bidang manajemen, modal usaha, strategi dan akses pemasaran, standar dan kualitas mutu, dan teknis produksi," ungkap dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini