Share

Kehabisan Bensin saat Mudik? Tenang Kini Ada BBM 'Jalan Sendiri'

Avirista Midaada, Jurnalis · Rabu 27 April 2022 15:49 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 27 320 2586164 kehabisan-bensin-saat-mudik-tenang-kini-ada-bbm-jalan-sendiri-DFBu1Rtakc.jpg Pertamina siapkan cara untuk bantu pemudik yang kehabisan bensin. (Foto: Okezone)

MALANG - Pertamina area Malang menyiapkan pengisian bahan bakar minyak (BBM) dengan metode pesan antar menggunakan sepeda motor.

Langkah ini ditempuh dengan mengantisipasi kemacetan lalu lintas saat mudik lebaran di sejumlah titik di Malang.

Sales Branch Manager Pertamina Area Malang Ubaidilah menyatakan, pengiriman BBM menggunakan sepeda motor nantinya bakal jadi alternatif pelanggan yang kehabisan BBM di tengah perjalanan atau di rumah masing-masing.

 BACA JUGA:Pertamina Dukung Mudik Aman Mudik Sehat bersama BUMN 2022

"Bagi konsumen yang kehabisan di jalan ataupun di rumah ternyata (BBM) mobilnya habis, itu bisa call 135. Bisa menghubungi 135, nanti dari SPBU yang stand by terdekat itu akan dikirim BBM-nya," kata Ubaidilah ditemui di Pertamina Fuel Terminal Malang pada Rabu (27/4/2022).

Pihaknya menyediakan tiga unit sepeda motor untuk mengcover tiga area di kota Malang yang memiliki titik-titik kemacetan parah.

Tiga unit sepeda motor ini bakal disiagakan di SPBU Tlogomas, SPBU Ciliwung, dan SPBU Langsep.

"Itu sudah mengcover wilayah Kota Malang, karena ada di Tlogomas, itu untuk wilayah yang area barat, terus (SPBU) Ciliwung untuk area utara dan timur. Kemudian kita siapkan di (SPBU) Langsep," ungkapnya.

Sedangkan untuk area lainnya di Malang raya, total Pertamina menyiapkan 9 unit sepeda motor mobile yang bisa mendistribusikan BBM langsung ke pelanggan yang membutuhkan.

 BACA JUGA:Cadangan BBM 21 Hari, Segini Stok Pertalite hingga Pertamax Jelang Lebaran 2022

Nantinya, masing-masing pelanggan bakal dikenakan ongkos tambahan Rp8.000 sekali anter BBM-nya.

"Malang raya ada 9 (sepeda motor), Batu ada satu, Kabupaten Malang ada lima titik, yang untuk saat ini sudah ada biaya sekitar Rp8.000 untuk sekali antar, per antar," ucapnya.

Dia juga telah berkoordinasi dengan petugas kepolisian untuk melakukan pengawalan dan pengamanan saat mendistribusikan truk tangki BBM hingga ke SPBU.

"Kalau kendaraan BBM kalau ada kemacetan dan itu mengganggu. Sebenarnya kita sudah koordinasi dengan pihak Kapolri dengan Pertamina pusat, sudah diantisipasi, termasuk di daerah. Walaupun ada perlu bantuan untuk pengawalan BBM, sudah disiapkan di Polres setempat," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini