"Beliau (PM Kishida) juga ingin melanjutkan kerja sama di sejumlah proyek, seperti pembangunan MRT, Smart City dan juga pengembangan di bidang keuangan. Tak hanya itu, Jepang ingin terus mendukung pembangunan kapasitas untuk keselamatan maritim Indonesia, sehingga Indonesia dapat memastikan keamanan dan stabilitas wilayahnya, termasuk keamanan siber di laut," jelas Ono.
Tidak hanya pembangunan infrastruktur dan maritim, PM Kishida juga mengungkapkan ketertarikannya untuk bekerja sama dan mendukung upaya menuju transisi energi, bukan hanya dengan Indonesia saja, tetapi juga dengan negara-negara Asia lainnya.
"PM Kishida juga sangat mengapresiasi Indonesia atas penyediaan batu bara oleh Indonesia kepada Jepang. Maka dari itu, Jepang berharap kedua negara dapat bekerja sama lebih erat lagi untuk meningkatkan ketahanan dan keamanan di sektor energi," tambah Ono.
BACA JUGA:Breaking News! Jokowi Pastikan Putin Hadiri KTT G20 di Bali
Ono mengatakan bahwa terkait investasi, Jepang merupakan investor terbesar bagi Indonesia, sehingga Jokowi pun berharap bisa meningkatkan investasinya di sektor otomotif dan sektor energi di Indonesia.
PM Kishida menyambut dialog di sektor publik dan swasta di kedua negara terkait investasi di sektor otomotif dan energi dan teknologi digital.
"Jepang siap mendukung pembangunan rantai pasokan yang tangguh dan juga mendukung upaya negara-negara di Asia untuk mengatasi masalah sosial dengan memanfaatkan teknologi digital," tutur PM Kishida yang dikutip oleh Ono.
(Zuhirna Wulan Dilla)