Share

Mal Dapat Berkah Lebaran 2022, Saham Emiten Properti Bakal Meroket

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis · Selasa 03 Mei 2022 13:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 03 278 2588781 mal-dapat-berkah-lebaran-2022-saham-emiten-properti-bakal-meroket-rl9UsvLWfM.jpg Saham Emiten Properti Bakal Meningkat. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Emiten properti pengelola pusat perbelanjaan dan mal mendapat sentimen positif pada Lebaran tahun ini.

Financial Expert PT Ajaib Sekuritas Asia, Chisty Maryani mencermati, sentimen pelonggaran mobilitas, hingga tingkat vaksinasi yang tinggi, plus tunjangan hari raya akan mendongkrak daya beli masyarakat.

Baca Juga: Bergerak Tak Wajar, BEI Suspensi Saham Humpuss (HITS) Milik Tommy Soeharto

"Pusat perbelanjaan dan mal bukan lagi tempat hanya untuk belanja, tetapi juga sarana hiburan, dan destinasi kuliner. Ini tentunya meningkatkan jumlah pengunjung," kata Chisty saat dihubungi MNC Portal Indonesia (MPI), dikutip Selasa (3/5/2022).

Dari sejumlah emiten ritel pengelola pusat perbelanjaan dan mal, Chisty mengamati ada tiga emiten yang dapat menjadi perhatian investor, antara lain PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), dan PT Ciputra Development Tbk (CTRA).

Baca Juga: IHSG Lesu di 7.204 pada Bel Perdagangan

PWON yang meraup kenaikan 48,6% laba bersih tahun 2021 sebesar Rp1,38 triliun, dinilai memiliki prospek pertumbuhan yang cukup positif menyusul rilis Pakuwon Mall Bekasi dan Surabaya

"PWON dari sisi valuasi memiliki PBV 1.62x, memang overvalue karena harga saat ini lebih tinggi dari bookvalue-nya," ujarnya. Adapun DER PWON juga disebut berada di bahwa 100%.

"Sehingga dikatakan memiliki rasio solvabilitas atau kemampuan membayar jangka panjang lebih baik," tuturnya.

Selanjutnya adalah BSDE, yang memiliki lonjakan laba bersih sebesar 378% sebesar Rp1,35 triliun.

"Dari sisi valuasi, BSDE masih murah dengan PBV di bawah 1 yakni 0,65x. Rasio DER BSDE juga 80%," terangnya.

Terakhir CTRA dengan peningkatan laba bersih 31% menjadi Rp1,78 triliun. Chisty menilai CTRA memiliki potensi pertumbuhan yang prospektif.

"PBV CTRA di atas 1, dengan DER di atas 100%, tapi diuntungkan selain dalam jangka pendek juga ada potensi bisnis jangka panjang di ibu kota nusantara (IKN)," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini