"Untuk menjangkau hal itu, tentunya butuh koneksi internet yang stabil. Jadi harus ada nih misalnya di setiap RT atau RW atau di balai desa hotspot yang gratis. Atau misalnya atau di komunitas pengusaha di Desa ada fasilitas wi-fi yang disupport oleh Pemda," paparnya.
BACA JUGA:5 Fakta BLT UMKM Rp600.000 Cair Usai Lebaran, Simak Alasannya di Sini
Di samping itu, dia menambahkan, guna menekan arus urbanisasi pasca lebaran tahun ini, perlu ada perbaikan pada dunia pendidikan di pedesaan.
Dia mengungkapkan dari segi kurukulum, pemerintah bisa menyesuaikan dengan kebutuhan industri pengolahan yang sifatnya padat karya, maupun sektor konstruksi.
Kemudian, proses magang dari sekolah maupun universitas dihubungkan dengan perusahaan-perusahaan industri yang ada di pedesaan. Apalagi dengan begitu, lulusan dari desa tidak pelru lagi ke kota untuk magang ataupun mencari pekerjaan. Karena serapan di desa sudah memadai.
"Itu salah satu strategi dan tentunya ini butuh strategi jangka menengah panjang, karena tidak hanya pada saat keberadaan saat ini saja, masalah mungkin akan muncul ketika terjadi ketimpangan antara desa dan kota yang terlalu tajam maka momentum selain lebaran akan terjadi urbanisasi yang konsisten dan itu membuat desa kehilangan banyak sekali tenaga kerja yang sifatnya produktif," pungkasnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.