Share

Potensi Rp63.000 Triliun, Menteri Teten Sebut Produk Wellness di Bali Bisa Bersaing

Michelle Natalia, Jurnalis · Jum'at 06 Mei 2022 19:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 06 320 2590105 potensi-rp63-000-triliun-menteri-teten-sebut-produk-wellness-di-bali-bisa-bersaing-kU8JAT1z8P.JPG MenkopUKM Teten Masduki (Foto: Okezone)

BALI - UMKM diyakini akan menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia di masa depan.

Oleh karena itu, saat ini dibutuhkan UMKM yang memiliki daya saing di pasar global dan memiliki produk yang berbasis kreativitas dan inovasi.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, salah satu produk yang dapat meraih sukses di kancah global tersebut adalah produk kesehatan dan kebugaran atau wellness.

"Produk wellness ini punya potensi besar, di mana berdasarkan data dari Global Wellness Institute, potensi ekonomi dari industri wellness global mencapai Rp63.000 triliun. Ini potensi yang sangat besar," kata Teten dalam acara Wellness Talk bertajuk Masa Depan Tradisi Wellness di Bali yang dilaksanakan di Universitas Hindu Indonesia (UNHI), Bali, Jumat (6/5/2022).

 BACA JUGA:Berkah Mudik Lebaran 2022 Angkat Penjualan UMKM, Pedagang Bakso Habiskan 19 Kg Daging Sehari

Dia menyebut guna mengembangkan produk wellness berkualitas di Indonesia, Teten pun mengapresiasi hadirnya Purana Wellness sebagai unit layanan kebugaran dan kesehatan tradisional di UNHI.

Hal ini pun akan menjadikan UNHI sebagai salah satu perguruan tinggi terdepan di Indonesia yang mengeksplorasi kekayaan narasi wellness nusantara.

Menurut Teten, Bali memiliki bahan pokok utama industri wellness yang sangat lengkap. Di antaranya ada nilai luhur, literasi, tradisi, hingga adat budaya Bali yang menjadi wujud dari Tradisi Wellness Bali.

"Selain itu, Bali juga punya beragam kekayaan sumber daya alam yang menjadi komposisi utama produk-produk wellness. Serta tak kalah penting kreativitas dari para pelaku ekonomi khususnya para UMKM di Bali yang luar biasa," katanya.

Dia pun menegaskan, produk wellness Bali juga memiliki keunggulan karena sangat berkaitan erat dengan industri pariwisata, contohnya produk wellness Bali dengan potensi tinggi seperti spa di hotel-hotel, hand sanitizer dan disinfektan dengan essential oil, serta produk minuman herbal dan jamu.

Hal-hal tersebut, dipadukan dengan sektor akademik salah satunya UNHI, serta dukungan Indonesia Wellness Institute, akan dapat menjadikan Bali sebagai salah satu mercusuar industri wellness dunia.

 BACA JUGA:UMKM Siap Mejeng di Presidensi G20

"Saya mengundang rekan-rekan UNHI, IWI, dan seluruh stakeholder industri wellness Indonesia terus memperkuat kolaborasi, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi, agar upaya menjadikan Tradisi Wellness Bali mendunia dapat kita wujudkan bersama-sama," ucapnya.

"Saya juga mengajak kita bersama memanfaatkan momen ini untuk menyukseskan penyelenggaraan presidensi G20 Indonesia sekaligus menghadirkan etalase produk wellness terbaik Indonesia pada gelaran akbar tersebut," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini