Share

Negara Kecil hingga Eropa Kena 'Jebakan' Utang China, Cek 4 Faktanya

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Minggu 08 Mei 2022 05:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 07 278 2590311 negara-kecil-hingga-eropa-kena-jebakan-utang-china-cek-4-faktanya-jwo7JoPbwY.jpg Jebakan Utang China pada Negara Kecil hingga Eropa. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Pinjaman China untuk proyek-proyek pembangunan di dunia terbukti kontroversial. Hal ini atas praktik pemberian pinjaman kepada negara-negara miskin yang sulit dibayar, sehingga rentan terhadap tekanan Pemerintah Beijing.

Berikut fakta jebakan utang China melilit negara kecil hingga Eropa yang dirangkum di Jakarta, Minggu (8/5/2022).

1. Intelijen Inggris Beri Peringatan

Kepala Badan Intelijen Inggris (MI6) Richard Moore, memperingatkan soal "jebakan utang dan jebakan data" dari China. Moore yang dikenal sebagai "C" menyebut, jebakan dari China tersebut dapat mengancam kedaulatan. Dia pun mengusulkan langkah-langkah defensif.

Baca Juga: China Jebak Negara Miskin dengan Lilitan Utang?

Menurut Moore, China memiliki kapasitas untuk mengumpulkan data dari seluruh dunia dan menggunakan uang untuk membuat orang lain tertarik. Saat negara mengizinkan negara lain untuk mengakses data penting tentang masyarakat dalam negeri, perlahan, negara tersebut akan kehilangan kedaulatannya.

2. Respons Ekonom

Mohammad Faisal selaku Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) menganggap, jebakan utang yang dimaksud adalah penyerahan pengelolaan aset kepada China karena gagal membayar utang.

Baca Juga: Negara Eropa Mulai Ketar-ketir Kena 'Jebakan' Utang China

Sehingga, dia menyebut kasus serupa itu belum terjadi di Indonesia.

3. Luhut Yakin RI Terhindar dari Jebakan Utang China

Menteri Koordinator Bidang maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan pada 2019 lalu sempat meyakini bahwa Indonesia dapat terhindar dari jebakan utang China.

"Kita tidak melakukan perjanjian G to G (antar pemerintah). Skema B to B (antar badan usaha) itu sangat baik untuk mengurangi resiko jebakan ini," kata Luhut pada 26 April 2019, dikutip dari situs resmi Kemenko Marves.

4. Negara Eropa Mulai Ketar-ketir

Uang asal China telah mendongkrak perekonomian beberapa negara Eropa. Hanya saja ada beberapa kesepakatan yang ternyata mengundang masalah.

Para kritikus menyebut masalah itu sebagai jebakan utang, di mana China dapat memilih apa yang terjadi jika pinjaman tidak dilunasi.

Di seluruh Eropa, ketika banyak pemerintah khawatir atas invasi Rusia ke Ukraina pasca-pandemi, Beijing terus memperluas portofolionya. Menjalankan sejumlah pelabuhan dan tambang di Eropa, membangun jalan dan jembatan. Kemudian berinvestasi di tempat yang tidak dimiliki pihak-pihak lain.

Tetapi negara-negara Eropa itu harus mempertimbangkan imbalan - dan risiko dari penandatanganan kesepakatan dengan China.

Mereka semakin waspada terhadap apa yang disebut "jebakan utang", yaitu ketika pemberi pinjaman seperti pemerintah China dapat mengambil konsesi ekonomi atau politik jika negara yang menerima investasi tidak dapat membayarnya kembali. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini