Share

Arus Balik Lebaran, Menhub: Jangan Pulang Hari Ini dan Besok

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Sabtu 07 Mei 2022 14:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 07 320 2590363 arus-balik-lebaran-menhub-jangan-pulang-hari-ini-dan-besok-GxjoESPuqO.png Menhub Imbau Pemudik Kembali Setelah Tanggal 8. (Foto: Okezone.com/BKIP_

JAKARTA — Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengimbau masyarakat yang balik ke Jakarta untuk menyebrang dengan aman dan nyaman setelah 8 Mei 2022. Pasalnya, puncak arus balik angkutan penyeberangan dari Bakauheni menuju ke Merak diprediksi terjadi pada Sabtu dan Minggu ini.

“Sampai hari Sabtu pagi ini, baru sekitar 37% yang bergerak. Artinya ada kecenderungan sisanya yang 63% akan menyeberang dalam satu-dua hari ini. Saya mengimbau jangan kembali hari ini dan besok. Kalau bisa ditunda hari Senin atau Selasa (9/10 Mei 2022),” Kata Menteri Perhubungan Budi Karya di Pelabuhan Pajang Lampung, Sabtu (7/5/2022).

Menhub mengatakan, untuk memecah kepadatan arus balik di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, telah disiapkan Pelabuhan Panjang sebagai pelabuhan tambahan.

Baca Juga: Arus Balik 2022, 815.612 Kendaraan Sudah Kembali ke Jabodetabek

“Kami siapkan Pelabuhan Panjang menjadi Pelabuhan untuk angkutan logistik dan penumpang dari Lampung menuju Pelabuhan di Ciwandan, Banten,” ujarnya.

Lebih lanjut Menhub mengungkapkan, sebelumnya telah mengunjungi para penumpang Kapal Ciremai yang melayani arus balik di Pelabuhan Panjang. Menurut Menhub, masyarakat merasa senang dengan adanya pelayanan kapal dari Lampung menuju Banten.

“Insya Allah ini akan menjadi format tiap tahun yang akan kita laksanakan di masa mudik” katanya.

Baca Juga: Warga Bekasi Teriak Kena Macet Imbas One Way Arus Balik Lebaran 2022

Sebagai informasi, mulai Rabu (4/5) sampai dengan Sabtu (7/5) siang ini, terdapat total sebanyak 4.787 penumpang, 862 sepeda motor, 380 mobil pribadi, dan 45 truk / bus yang menyeberang melalui Pelabuhan Panjang Lampung menuju Pelabuhan Ciwandan, Banten.

Adapun Untuk mengendalikan lonjakan arus balik, sejumlah upaya telah dilakukan pemerintah mulai dari WFH hingga sekolah daring. “Jadi bapak ibunya bisa cuti, anak-anak bisa sambil sekolah daring,” tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini