Share

Keren, Ada Jalur Gajah dan Beruang di Proyek Jalan Tol Pekanbaru-Dumai

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Rabu 11 Mei 2022 13:53 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 11 320 2592349 keren-ada-jalur-gajah-dan-beruang-di-proyek-jalan-tol-pekanbaru-dumai-dZOsoJPh6P.jpg Tol Dumai-Pekanbaru. (Foto: Okezone.com/PUPR)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan pembanguann jalan tol tetap memperhatikan aspek ekologis meskipun melalui proses pembukaan lahan di tengah hutan.

Direktur Jendral Cipta Karya, Diana Kusumastuti mencontohkan, pada pembangunan ruas Tol Pekanbaru-Dumai. Pembanguan ruas tol tersebut membelah hutan yang menjadi habitat banyak satwa.

Baca Juga: Arus Balik Lebaran, Transaksi Tol Medan-Manado hingga Bali Meningkat

Nantinya pembanguan ruas tol tersebut dilengkapi fasilitas untuk akses jalan hewan habitat melalui pembangunan lima jalur perlintasan gajah dan beruang dalam bentuk terowongan.

"Kita ada penyediaan fasilitas konektivitas ekosistem yang ada di jalan tol," ujar Diana dalam Webinar, Rabu (11/5/2022).

Menurutnya hal tersebut untuk melindungi habitat satwa untuk akses jalan hewan yang hutannya dipangkas untuk pembuangan jalan tol tersebut.

Baca Juga: Tak Lagi Gratis! Tol Sigli-Banda Aceh Resmi Berbayar Hari Ini, Berikut Tarifnya

"Jadi perlintasan hewan tetap bisa dilakukan tapi infrastrukturnya bisa tetap jalan," kata Diana.

Diana menambahkan penerapan green infrastruktur lainnya juga diterapkan pada pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang bakal dilakukan penghijauan.

Misalnya penghijauan jalan nasional menggunakan teknologi hijau menggunakan rumput vetiver. Tujuannya untuk mencegah longsor di dinding jalan.

"Instalasi lubang biopori di sempadan jalan nasional untuk meningkatkan daya resapan dan penggunaan tenaga Surya sebagai alternatif penerapan di jalan," pungkasnya.

Diana menjelaskan dalam pembangunan kedepan, Kementerian PUPR bakal memperhatikan 3 aspek utama. Pertama secara sosial di terima masyarakat, kedua secara ekonomi menguntungkan, dan ketiga pembanguann yang ramah lingkungan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini