Setelah perhitungan beban lain hingga pajak, maka laba bersih tahun berjalan COCO mencapai Rp8,53 miliar, atau tumbuh 211,62% dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp2,73 miliar.
Dengan demikian, laba per saham dasar perseroan tumbuh menjadi Rp9,59, dari sebelumnya Rp4,89.
BACA JUGA:Puradelta (DMAS) Bukukan Laba Rp389 Miliar, Naik 43% di Kuartal I-2022
Per 31 Desember 2021, total aset COCO tumbuh 40,54% menjadi Rp370,68 miliar, dari Rp263,75 miliar. Hal ini disebabkan adanya peningkatan saldo bank perseroan akhir tahun lalu.
Liabilitas bertambah tipis dari Rp151,68 miliar, menjadi Rp151,85 miliar. Sedangkan ekuitas bertambah dari Rp263,75 miliar, mencapai Rp370,68 miliar.
Sementara posisi kas dan setara kas akhir tahun 2021 melejit sebesar Rp75,06 miliar, dari sebelumnya Rp88,64 juta.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.