Share

Kebakaran Kapal di Cilacap, Menteri KKP: Lebih dari 500 ABK Kehilangan Pekerjaan

Azfar Muhamamd, MNC Portal · Kamis 12 Mei 2022 14:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 12 320 2593041 kebakaran-kapal-di-cilacap-menteri-kkp-lebih-dari-500-abk-kehilangan-pekerjaan-Q4W6EE1m8E.jpg Menteri KKP Berikan Bantuan Kepada Nelayan yang Kapalnya Hangus Terbakar. (Foto: Okezone.com/KKP)

JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengunjungi lokasi kebakaran puluhan unit kapal perikanan di Dermaga Batre di kawasan Pelabuhan Wijayapura, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pun siap memberikan bantuan pembiayaan bagi para pemilik kapal untuk membangun kembali kapal-kapal perikanan yang hangus terbakar.

Baca Juga: Satu Orang Terluka Akibat Kebakaran Kapal Nelayan di Cilacap

“Saya sudah bertemu dengan pemilik kapal. Yang bisa kita lakukan saat ini adalah memberikan bantuan pembiayaan untuk pembangunan kembali kapal. Bentuknya pinjaman lunak melalui BLU. Mudah-mudahan dalam enam bulan ini sudah bisa melaut kembali dan para ABK bisa bekerja kembali," terang Menteri Trenggono, dikutip Kamis (12/5).

Peristiwa kebakaran kapal perikanan di Dermaga Batre terjadi pada Selasa 3 Mei 2022, saat sebagian besar masyarakat masih merayakan hari kedua lebaran Idul Fitri 2022.

Baca Juga: Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran 45 Kapal Nelayan di Cilacap

“Sebanyak 54 unit kapal ukuran di atas dan di bawah 30 GT hangus terbakar, satu korban mengalami luka bakar, dan lebih dari 500 ABK kehilangan pekerjaan,” paparnya.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Menteri Trenggono menyerahkan bantuan 550 paket sembako kepada para ABK yang menjadi korban.

"Untuk hari ini kita berikan bantuan langsung dalam bentuk sembako, kita berikan mereka yang terdampak khususnya para ABK," tambahnya.

Menteri Trenggono turut menyoroti Standard Operational Procedure (SOP) dalam memperbaiki kapal perikanan. Dia mengimbau kepada pemilik kapal maupun ABK agar perbaikan kapal ke depannya benar-benar memperhatikan unsur keselamatan sehingga kejadian serupa tidak terulang.

"Di kemudian hari tidak boleh ada lagi perbaikan kapal di dermaga. Kapal kalau mau diperbaiki harus tidak ada bahan bakar dan dipisahkan dari kapal-kapal lain. Tapi yang paling penting sekarang ini sudah kejadian, bagaimana kita mengatasi ratusan ABK yang nganggur," terangnya.

Usai mengunjungi Dermaga Batre, Menteri Trenggono meninjau Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Cilacap.Pihaknya segera meningkatkan kualitas dan fasilitas PPS Cilacap sehingga menjadi pelabuhan perikanan berwawasan lingkungan sebagai wujud implementasi program ekonomi biru di Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini