Share

Presiden Jokowi Bertemu Bos Besar Perusahaan AS Tagih Janji Investasi Rp219 Triliun

Antara, Jurnalis · Jum'at 13 Mei 2022 08:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 13 320 2593424 presiden-jokowi-bertemu-bos-besar-perusahaan-as-tagih-janji-investasi-rp219-triliun-JX8DOSN1KF.JPG Presiden Jokowi bertemu bos besar perusahaan AS. (Foto: Antara)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan CEO Air Products & Chemicals Seifi Ghasemi di Hotel Ritz Carlton, Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (12/5/2022).

Di mana pertemuan itu, Presiden Jokowi membicarakan pentingnya tindak lanjut perusahaan AS tersebut yang sebelumnya menandatangani nota kesepahaman (MoU) investasi batu bara dan turunannya di Indonesia senilai USD15 miliar sekitar Rp219,5 triliun. (Kurs: Rp14.400).

"Saya menyambut baik penandatanganan MoU di Dibua, November 2021 yang lalu. Sebagai implementasi rencana tersebut pada 24 Januari lalu, saya telah lakukan groundbreaking industri hilirisasi coal to DME di Bukit Asam. Saya berharap rencana investasi tersebut dapat segera ditindaklanjuti," ujar Presiden Jokowi.

 BACA JUGA:Daftar Proyek yang Harus Rampung Sebelum Jabatan Jokowi Berakhir

Adapun Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadia yang turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut.

Dia menyebut Air Products telah merealisasikan tahap pertama investasi mereka sebesar USD7 miliar atau sekitar Rp102,4 triliun.

"Adalah project DME, metanol di Balongan, dan mau membangun juga metanol di Cepu, sisanya kita akan bikin hidrogen yang akan dibangun di Indonesia dengan memanfaatkan bendungan-bendungan yang dimiliki negara," katanya.

Dia menjelaskan kalau berdasar hasil diskusi Presiden Jokowi bersama CEO Air Products terdapat rencana pembangunan industri dari hulu ke hilir di bidang petrokimia.

"Sekarang tugasnya adalah pemerintah Indonesia harus segera mengeksekusi. Karena uangnya sudah ada, project-nya sudah ada. Saya pikir pertemuan hari ini dengan Bapak Presiden dengan Pak Seifi ini menunjukkan bahwa investasi di Indonesia tidak hanya dikuasai suatu negara tertentu, melainkan sudah merata," bebernya.

Tak hanya Bahlil, ada juga Menteri Sekretaris Negara Pratikno yang mendampingi Presiden Jokowi.

Diketahui, Air Products & Chemicals merupakan perusahaan pengolahan gas dan kimia asal AS yang berdiri sejak 1940 dan pada 4 November 2021 telah menandatangani MoU menggandeng BUMN dan perusahaan nasional untuk empat proyek, yakni:

 BACA JUGA:Covid-19 Masih Mengancam, Jokowi Ajak Negara-Negara Kerja Sama Bangun Arsitektur Kesehatan

1. Proyek batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME) bersama PT Indira Energy Tbk

2. Proyek gas alam menjadi amonia biru dengan PT Butonas Petrochemical Indonesia

3. Proyek batu bara menjadi DME dengan PT Batulicin Enam Sembilan

4. Proyek gasifikasi batu bara untuk produksi metanol dengan PT Bukti Asam

Di mana untuk salah satu realisasi investasi itu telah diawali dengan prosesi peletakan batu pertama proyek hilirisasi batu bara menjadi DME pada pada 24 Januari 2022 lalu di Muara Enim, Sumatera Selatan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini