Share

6 Fakta 'Obat Kuat' Ekonomi RI 5,01%, Tumbuh di Atas China dan AS

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Sabtu 14 Mei 2022 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 13 320 2593868 6-fakta-obat-kuat-ekonomi-ri-5-01-tumbuh-di-atas-china-dan-as-aUpF1DebaX.jpg Grafik Ekonomi (Foto: Okezone/Shutterstock)

JAKARTA - Staf Khusus (Stafsus) Presiden Bidang Ekonomi Arif Budimanta mengatakan strategi pemerintah selama ini telah berkontribusi menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional, terlihat dari laju Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal I 2022 yang naik sebesar 5,01 persen (year on year/yoy).

“Berbagai strategi demand creating supply yang tengah dilakukan pemerintah saat ini sedikit banyak berkontribusi menjaga pertumbuhan ekonomi saat ini,” kata Arif saat dihubungi di Jakarta.

Berikut fakta obat kuat ekonomi RI 5,01% yang dirangkum Okezone, Sabtu (14/5/2022):

1. Diperanguhi Kebijakan

Menurut Arif, capaian pertumbuhan ekonomi di kuartal I 2022 ini dipengaruhi berbagai kebijakan pemerintah selama ini seperti menjaga stabilitas harga, memperluas program perlindungan sosial dalam rangka menjaga dan memulihkan konsumsi rumah tangga yang terdampak pandemi.

2. Salurkan Pembiayaan

Kemudian juga kebijakan pemerintah dalam menyalurkan program pembiayaan kredit bagi UMKM dan mendorong penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

3. Pulihkan Ekonomi

Oleh karena itu, kata dia, momentum pertumbuhan ekonomi nasional dapat tetap terjaga pada kuartal I 2022 ini di tengah masih diberlakukannya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Pemerintah terus berupaya memulihkan perekonomian nasional, khususnya konsumsi masyarakat yang selama ini memiliki kontribusi terbesar dalam perekonomian nasional," katanya.

4. Ditopang Ekspor

Badan Pusat Statistik (BPS) pada Senin mengumumkan perekonomian Indonesia pada triwulan I-2022 tumbuh 5,01 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy) karena pulihnya aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurut BPS, pertumbuhan ekonomi Indonesia, berdasarkan sisi pengeluaran secara tahunan (yoy) ditopang oleh ekspor 16,22 persen, konsumsi rumah tangga 4,34 persen, investasi 4,09 persen. Sedangkan belanja pemerintah tumbuh negatif 7,74 persen.

5. PDB Capai Rp4.513 Triliun

Nilai PDB atas dasar harga berlaku pada triwulan I 2022 mencapai Rp4.513 triliun dan nilai PDB atas dasar harga konstan sebesar Rp2.819 triliun.

Secara tahunan, ekonomi Indonesia meningkat 5,01 persen (yoy), namun jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya di kuartal IV 2021, ekonomi Indonesia menurun sebesar 0,96 persen (quarter-to-quarter/qtq).

6. Tumbuh di Atas China dan AS

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,01% di kuartal I 2022 tergolong stabil, hampir menyamai posisi pertumbuhan di kuartal sebelumnya.

Bahkan, dia menyebut bahwa angka ini di atas beberapa negara lain, seperti China di angka 4,8%, Singapura 3,4%, dan Korea Selatan 3,07%.

"Kita hanya di bawah Vietnam yang angkanya 5,03%, Amerika Serikat sendiri 4,29% dan Jerman 4,0%," ujar Airlangga dalam Keterangan Pers Bersama Menteri Kabinet Indonesia Maju di Jakarta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini