Share

Tekan Harga Minyak Goreng Rp14.000, Mendag Lutfi Perkenalkan Program Migor Rakyat

Advenia Elisabeth, Jurnalis · Selasa 17 Mei 2022 11:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 17 320 2595287 tekan-harga-minyak-goreng-rp14-000-mendag-lutfi-perkenalkan-program-migor-rakyat-pgJPQHlbOg.jpg Mendag Muhammad Lutfi (Foto: MPI)

JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi memperkenalkan program Minyak Goreng (Migor) Rakyat. Program ini untuk penjualan minyak goreng curah dengan harga Rp14.000/liter dapat tepat sasaran, yaitu untuk masyarakat berpendapatan rendah.

Program Migor Rakyat tersebut tersedia di aplikasi Gurih Indomarko dan Warung Pangan yang dikelola anak usaha ID FOOD, yakni PT Perusahaan Perdagangan Indonesia berkolaborasi dengan PT Rajawali Nusindo, produsen, distributor, dan asosiasi pedagang.

"Pada pagi ini saya didampingi Dirjen Perdagangan Dalam Negeri dan juga direksi dari ID FOOD ingin memperkenalkan program dari minyak goreng rakyat Rp 14.000 per liter lewat aplikasi Warung Pangan dan Gurih Indomarko," ujar Mendag saat mengunjungi salah satu mitra Warung Pangan di Jakarta Timur, Selasa (17/5/2022).

Mendag menjelaskan, program ini merupakan bentuk kepedulian pengusaha migor untuk rakyat. Sepenuhnya dijalankan melalui proses bisnis antara distributor minyak goreng dengan para pengecer atau pelaku usaha kecil.

"Tidak ada subsidi minyak goreng untuk para pengusaha, dan pada waktunya akan menjadi suatu terobosan bisnis model baru,” jelasnya.

Lanjut Mendag menuturkan, daftar lokasi program Migor Rakyat ini akan ditargetkan hingga 10 ribu titik di seluruh wilayah Indonesia. Untuk saat ini sudah tersebar di 1.200 titik.

"Program ini sekarang sudah ada di 1.200 titik yang tersebar di lima provinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, Sumatra Utara, dan Sulawesi Utara. Rencananya akan menjadi 10 ribu titik pada kesempatan pertama di seluruh Indonesia. Mudah-mudahan dengan aplikasi ini masyarakat yang membutuhkan bisa langsung mendapatkan minyak goreng," ucapnya.

Mendag menambahkan, program ini sudah jalan sejak sebelum lebaran dan saat ini sedang terus di genjot untuk bisa mencapai target tersebut.

Sementara Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan menjelaskan, Program Migor Rakyat menekankan pada transaksi eceran langsung kepada penerima manfaat, yaitu kelompok masyarakat berpendapatan rendah.

Implementasi dilaksanakan oleh pelaku usaha minyak goreng menggunakan teknologi aplikasi digital untuk memastikan penjualan migor curah Rp14.000/liter tepat sasaran.

Para pengecer akan melakukan penjualan kepada masyarakat sebanyak 1 atau 2 liter per hari berbasis kartu identitas atau KTP.

“Platform Gurih Indomarko dan Warung Pangan IDFood dapat diakses oleh siapa saja," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini