Share

Menteri Bahlil Ungkap 2 Penyebab Sistem OSS Belum Sempurna

Antara, Jurnalis · Rabu 18 Mei 2022 13:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 18 320 2596001 menteri-bahlil-ungkap-2-penyebab-sistem-oss-belum-sempurna-pjymGpDAPF.jpg Menteri Investasi Bahlil (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia membeberkan dua penyebab yang membuat sistem Online Single Submission (OSS) masih belum maksimal dan sempurna melayani perizinan usaha.

Pertama, yakni peraturan daerah sebagai syarat dikeluarkannya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) sebagai pengganti Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

"Soal OSS, saya harus katakan OSS kita belum sempurna. Ada dua persoalan yang paling besar, yaitu PBG kita. PBG ini IMB sebenarnya, yang akan dikeluarkan kalau sudah ada Perda di kabupaten/kota dan provinsi. Tapi sekarang Perdanya belum dilakukan (belum ada)," kata Bahlil dalam Investment Forum "Mendorong Percepatan Investasi Berkelanjutan dan Inklusif" yang dipantau dari Jakarta, Rabu (17/5/2022).

Guna menyiasati masalah tersebut, ada surat bersama antara Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan dan Menteri Investasi/Kepala BKPM.

Dengan surat tersebut, maka daerah pun bisa menarik pajak atau pungutan meski belum ada payung hukum yang melandasinya lewat Perda.

"Surat bersama itu sebagai instrumen untuk bisa memberikan pungut karena ini menyangkut PAD (Pendapatan Asli Daerah). Alhamdulillah itu sudah bisa," katanya.

Namun, selain soal PBG, Bahlil mengungkap satu masalah lain yang juga menyebabkan OSS masih belum maksimal, yakni Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang belum semuanya masuk sistem OSS.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini