"Jadi Kementerian Luar Negeri telah meluncurkan platform digital yang diberi nama INA Access itu sejak 2021. UMKM kita bisa banget manfaatkan itu supaya produk lokal bisa makin banyak tembus pasar global," jelasnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan, pasca pandemi, tren belanja di Amerika Serikat melalui platform digital mengalami peningkatan yang signifikan.
BACA JUGA:Menteri Teten Sanjung Program Training & Financing UMKM BNI
Tahun 2021 tercatat nilai transaksinya hingga USD870 miliar atau naik 14,2 persen dari tahun sebelumnya, dan diperkiran pada 2022, nilai e-commerce di AS mencapai USD 1 triliun atau setara dengan nilai GDP Indonesia selama 1 tahun.
Tambahnya, dari beberapa riset juga menunjukkan bahwa masyarakat di AS sudah mengurangi belanja offline.
"Ini jadi gambaran untuk Indonesia supaya bisa lebih memanfaatkan platform digital," pungkasnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)