Share

Rp5 Miliar Dihabiskan untuk Judi Online, Jangan Dicoba Hukamannya Berat

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 20 Mei 2022 05:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 19 320 2596872 rp5-miliar-dihabiskan-untuk-judi-online-jangan-dicoba-hukamannya-berat-lsO1kGlSZa.png Kecanduan Judi Online. (Foto: Okezone.com/BBC Indonesia)

JAKARTA - Judi online menjadi salah satu upaya yang dianggap masyarakat bisa menambah pundi-pundi uang. Namun risikonya sangat besar, bahkan ada yang kehilangan Rp5 miliar gara-gara judi online.

Pria tersebut menerima 46,3 juta yen atau setara Rp5,2 miliar pada rekening banknya. Uang itu merupakan dana bantuan sosial Pemerintah Jepang terkait Covid yang seharusnya dibagikan ke 463 orang.

Pemerintah Kota Abu di Prefektur Yamaguchi Jepang pun kemudian menempuh jalur hukum dengan menggugat sang pria melalui tuduhan pidana.

Di sisi lain, masyarakat harus tahu bahwa judi online bisa dikenai tindak pidana. Di mana dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) menjerat para pelaku maupun orang yang mendistribusikan muatan perjudian dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda paling banyak Rp1 miliar.

Diketahui, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) merilis data sejak 2018 hingga 10 Mei 2022, yang menyebut telah memutus akses 499.645 konten perjudian di berbagai platform digital.

Baca Selengkapnya: Kecanduan Judi Online, Pria Habiskan Uang Bansos Rp5 Miliar

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini