Share

Penampakan Mobil Tanpa Pengemudi yang Akan Wara-Wiri di Jalan Indonesia

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 20 Mei 2022 18:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 20 320 2597590 penampakan-mobil-tanpa-pengemudi-yang-akan-wara-wiri-di-jalan-indonesia-KSqdBPnXJs.jpg Menhub Jajal Mobil Otonom. (Foto: Okezone.com/BKIP Kemenhub)

JAKARTA - Mobil otonom atau kendaraan tanpa pengemudi bakal banyak melintasi jalan-jalan di Indonesia. Pemerintah pun tengah mendorong supaya mobil ini bisa segera digunakan seperti transportasi publik.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pun menjajal langsung mobil otonom tersebut dalam peresmian uji coba kendaraan listrik otonom di BSD City, Tangerang Selatan.

Baca Juga: Keren! Mobil Tanpa Pengemudi Bakal Lalu Lalang di Indonesia

Mobil otonom tersebut bertulisan digitalhub dengan lambang D. Adapun warna mobilnya biru dengan garis kuning.

Menurut Menhub, dunia otomotif sangat advance dan terus berjalan kedepan, apabila sejumlah pihak mulai dari swasta hingga pemerintah dapat mewujudkan Transportasi yang terus berkembang.

“Perkembangan industri otomotif sangat pesat. Pemerintah berupaya untuk mendukung perkembangan industri tersebut baik dengan infrastruktur dan regulasinya. Kita sudah siapkan ruang untuk teknologi apapun,” ujarnya, Jumat (20/5/2022).

Untuk segera mewujudkan hal ini, Menhub segera mengajak pihak swasta untuk membuat pameran electronic vehicles di Bali agar dunia tahu indonesia bukan yang dulu.

"Tapi sejarang indonesia punya visi yang baik dan kita terus gencarkan terobosan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono mengungkapkan bahwa kendaraan otonom (autonomous vehicle) akan menjadi tulang punggung transportasi publik di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Baca Juga: Mobil Tanpa Pengemudi Mulai Diuji Coba di Jalan

Menurutnya, kendaraan tanpa awak akan menjadi bagian penting sistem transportasi di IKN yang turut menawarkan mobilitas sebagai layanan kepada warga.

“Kami ingin memiliki rute sesuai permintaan dan dinamis dari mobil tanpa awak kami daripada sistem bus yang terjadwal dengan rute tetap,” ujar Bambang Susantono.

Bambang menjelaskan bahwa kehadiran kendaraan otonom tersebut bertujuan untuk menciptakan mobilitas perkotaan yang lebih aman dan efisien, menghilangkan kemacetan dan emisi gas rumah kaca.

Serta menyediakan mobilitas bagi penyandang disabilitas dan kebutuhan khusus.

Saat ini Otorita IKN sedang mengembangkan masterplan kota pintar Nusantara yang mencerminkan teknologi mutakhir, dengan fokus pada inovasi dan menciptakan ekosistem yang akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Intelligent Transport System adalah salah satu fitur terpenting di kota pintar. Kami akan mengembangkan ITS yang mengimplementasikan IoT, menggunakan big data, dan menerapkan AI sebagai tulang punggung sistem. Kami bekerja sama dengan ITS Asia Pasifik, pusat keunggulan di universitas di seluruh dunia, dan industri dalam hal ini,” ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini