Share

Sektor Konstruksi Pakai Produk Lokal, Penggunaan Rp1 Beri Lapangan Kerja untuk Rakyat

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Senin 30 Mei 2022 12:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 30 320 2602460 sektor-konstruksi-pakai-produk-lokal-penggunaan-rp1-beri-lapangan-kerja-untuk-rakyat-dYzEBhqCTO.JPG Sektor konstruksi pakai produk lokal. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sekretaris Jendral Kementerian Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mohammad Zainal Fatah membuka acara Business Matching Tahap III dengan tema "Peran Rantai Pasok Dalam Negeri untuk Mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia” di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta.

Sekjen Zainal Fatah mengatakan adanya acara tersebut merupakan bagian dari memastikan konstruksi yang dipakai adalahproduk-produk dalam negeri.

Menurutnya, melalui acara Temu Bisnis tahap III yang dilaksanakan tersebut bisa mencapai target belanja sebesar minimal Rp400 triliun dalam pemanfaatan APBN dan APBD untuk belanja produk dalam negeri.

 BACA JUGA:Permudah Akses Tamu, PUPR Bangun Terminal VVIP Bandara Bali untuk KTT G20

"Acara kita ini merupakan upaya kita bersama untuk mewujudkan pemanfaatan produk dalam negeri," ujar Zainal Fatah dalam sambutannya pada Senin (30/5/2022).

Dia menjelaskan acara ini merupakan jalan untuk memberi kesempatan yang lebih baik dan lebih besar kepada pengusaha di Indonesia agar produknya bisa lebih mudah terserap.

"Setiap rupiah yang didedikasikan dalam anggaran sesungguhnya memiliki peluang untuk memberi lapangan kerja kepada rakyat Indonesia, salah satunya dengan membeli produk dalam negeri," lanjutnya.

Dia menambahkan pemanfaatan produk dalam negeri bukanya hanya dilakukan oleh kementerian dan lembaga, namun juga pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk mewujudkan pemanfaatan produk dalam negeri.

"Kalau kalimatnya pak Menteri dulu gunakan produk dalam negeri, sejarah lebih tegas, yaitu dilarang impor," pungkasnya.

Sebagai informasi Temu Bisnis dilakukan dalam 2 tahap, yaitu Temu Bisnis serentak seluruh K/L/PD secara daring di instansi masing-masing pada 23-27 Mei 2022 dan Puncak Acara di JCC dengan agenda penyampaian realisasi dari hasil temu bisnis daring serta pameran produk lokal sektor unggulan dan UMKK) pada tanggal 30-31 Mei 2022.

 BACA JUGA:Lewat Online Single Submission, PUPR Dorong Percepatan Sertifikasi Jasa Konstruksi

Temu Bisnis Tahap III ini dihadiri oleh Menteri dan Kepala Lembaga Kabinet Indonesia Maju, Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung, Gubernur, Bupati dan Walikota se-Indonesia, Para Direktur BUMN, Rektor/Pimpinan Perguruan Tinggi serta Sekolah Vokasi serta Ketua Asosiasi Bidang Kesehatan, Asosiasi Badan Usaha dan Asosiasi Rantai Pasok seluruh sektor.

Kegiatan ini mempertemukan antara pengguna jasa/ pemerintah dengan produsen barang/jasa dalam upaya meningkatkan serapan belanja pemerintah atas produk dalam negeri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini