Share

Inflasi Capai 3,55%, Kekhawatiran Sri Mulyani Terjadi?

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Jum'at 03 Juni 2022 05:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 02 320 2604580 inflasi-capai-3-55-kekhawatiran-sri-mulyani-terjadi-LpquOxkhUO.jpg Inflasi (Foto: Okezone/Shutterstock)

JAKARTA - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono melaporkan inflasi 0,40% secara month-to-month (mtm), dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 110,42 di Mei 2022. Tingkat inflasi tahun kalender (Januari-Mei 2022) adalah sebesar 2,56%.

"Tingkat inflasi tahun ke tahun, yakni Mei 2022 terhadap Mei 2021 adalah sebesar 3,55%," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono dalam rilis resmi statistik secara virtual di Jakarta.

Dia menyebutkan, jika ditarik ke belakang, angka inflasi 3,55% ini merupakan angka tertinggi sejak Desember tahun 2017 yaitu inflasi 3,61%.

Margo mengatakan bahwa komoditas penyumbang inflasi di bulan Mei adalah tarif angkutan udara, harga telur ayam ras, ikan segar, dan bawang merah. Jika dilihat per komponennya, komponen harga bergejolak memberikan andil terbesar sebesar 0,16%.

"Jika dilihat penyebabnya, penyebab utamanya adalah dari telur ayam ras, bawang merah, dan daging sapi. Penyumbang kedua untuk inflasi menurut komponennya adalah komponen inti yang memberikan andil terhadap inflasi sebesar 0,15%, dengan komoditas dominan pendorong inflasi pada komponen inti diantaranya adalah ikan segar, nasi dengan lauk, dan roti manis," jelasnya.

Penyumbang yang ketiga untuk inflasi menurut komponennya adalah komponen harga yang diatur oleh pemerintah dengan andil 0,09% dan ini lebih disebabkan oleh kenaikan tarif angkutan udara.

Baca Selengkapnya: Inflasi Naik Jadi 3,55%, Tertinggi Sejak Desember 2017

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini