Share

Pemerintah Suntik PMN Rp369,17 Triliun ke BUMN

Antara, Jurnalis · Selasa 14 Juni 2022 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 14 320 2611291 pemerintah-suntik-pmn-rp369-17-triliun-ke-bumn-tS8JX3p5IS.jpg Pemerintah suntik PMN Rp369,17 triliun. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tercatat telah memberikan Penyertaan Modal Negara (BUMN) kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebesar Rp369,17 triliun selama periode 2005-2021.

Hal ini diungkap oleh Kepala Subdirektorat Kekayaan Negara Dipisahkan IV Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kemenkeu Adinugroho Dwiutomo.

Dia menyebut pemberian PMN meningkat signifikan sejak 2015 untuk mendukung program Nawa Cita.

β€œIni sejak 2005-2021 pemerintah sudah mengalokasikan PMN kepada BUMN dan lembaga sebesar Rp369,17 triliun,” katanya dalam Workshop Implementasi Pengelolaan Risiko Keuangan Negara di Jakarta, Selasa (14/6/2022).

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Dia menjelaskan bahwa PMN sebesar Rp369,17 triliun ini terdiri dari Rp350 triliun dalam bentuk fresh money atau dana segar dan Rp19 triliun dalam bentuk PMN non tunai.

Adapun PMN sebanyak Rp369,17 triliun jika dirinci melalui perspektif pemanfaatan meliputi untuk pendirian BUMN Rp3 triliun yaitu terdiri dari pembiayaan dan penjaminan infrastruktur Rp2 triliun serta pembiayaan perumahan Rp1 triliun.

Serta akan dimanfaatkan untuk restrukturisasi BUMN Rp12,7 triliun meliputi PT Dirgantara Indonesia Rp3,99 triliun, PT Merpati Nusantara Rp1,09 triliun, PT Geo Dipa Energi Rp0,44 triliun, PT Kertas Kraft Aceh Rp0,3 triliun dan PT Kertas Leces Rp0,27 triliun.

Diketahui, peningkatan kinerja BUMN Rp354 triliun meliputi pembiayaan ekspor, kredit mikro, kedaulatan pangan, infrastruktur/konektivitas, energi, perumahan, peningkatan industri strategis dan penguatan BPJS.

Apalagi jika PMN dilihat berdasarkan sektor meliputi transportasi dan logistik Rp39,98 triliun, pangan Rp11,88 triliun, infrastruktur Rp125,33 triliun, industri pengolahan Rp11 triliun dan kesehatan Rp14,33 triliun.

Sebagai informasi, pembiayaan UMKM Rp72,79 triliun, energi Rp56,74 triliun, investasi Rp18,5 triliun serta perumahan, wisata dan lingkungan Rp18,26 triliun maupun yang lainnya Rp0,5 triliun.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini