Share

Jerman Lirik Investasi Infrastruktur dan Energi Indonesia

Antara, Jurnalis · Kamis 16 Juni 2022 20:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 16 320 2612967 jerman-lirik-investasi-infrastruktur-dan-energi-indonesia-iMK2ZY40Pa.jfif Jerman Berminat Investasi di Infrastruktur Indonesia. (Foto: Okezone.com/PUPR)

JAKARTA - Jerman menyatakan tertarik berinvestasi di beberapa sektor di Indonesia, di antaranya sektor infrastruktur, digital, dan energi.

"Mereka perusahaan-perusahaan di bidang digital, database, kemudian perusahaan infrastruktur. Kemudian juga perusahaan yang terkait dengan financial inclusion dan future energi. Mereka juga tertarik dengan green hydrogen, dan yang sudah berjalan dengan Kadin Indonesia terkait vokasi, di mana vokasi ini perlu dilanjutkan," kata Menko Airlangga, dikutip dari Antara, Kamis (16/6/2022).

Baca Juga: Menteri Bahlil Segera Bawa Investor Besar ke Papua Barat

Menurut Airlangga, kerjasama sektor vokasi antara kedua negara perlu dilanjutkan, karena hal itu penting untuk meningkatkan keahlian sumber daya manusia Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Airlangga bersama Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita juga menyambut kunjungan Presiden Jerman, Frank-Walter Steinmeier, di Gedung PIDI 4.0.

Baca Juga: Indonesia-Bosnia Tingkatkan Kerjasama Perdagangan dan Investasi

Menurut Airlangga, Presiden Jerman mengapresiasi pembangunan PIDI 4.0 dengan berbagai inovasi di dalamnya. Sehingga, kerja sama kedua negara dapat semakin ditingkatkan di berbagai sektor, termasuk teknologi digital.

"Tadi, Presiden Jerman melihat dan mengapresiasi apa yang dilakukan Indonesia. Tentu dalam rangka 70 tahun hubungan Indonesia-Jerman banyak yang bisa kita dorong. Terutama, pada posisi Jerman yang sedang memimpin G7 dan Indonesia sebagai Presidensi G20," ujar Airlangga.

Airlangga menambahkan, Presiden Jerman juga mengatakan, dengan berbagai tantangan, termasuk perubahan iklim, pandemi COVID-19, konflik antara Rusia-Ukraina, dan harga komoditas yang tinggi, Jerman merasa penting untuk menjalin kerja sama dengan Indonesia.

"Hal ini karena yang diselesaikan adalah persoalan global, tidak hanya bilateral antara Indonesia-Jerman. Karena ini juga terkait ketahanan pangan," kata Airlangga.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini